Kompas.com - 10/08/2022, 16:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Melakukan pemblokiran Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) atau lapor jual kendaraan, sekarang tidak perlu repot datang ke kantor Sistem Manunggal Satu Atap (Samsat).

Bagi pemilik kendaraan yang tidak memiliki waktu untuk datang ke kantor Samsat atau ingin cara yang lebih mudah, lapor jual kendaraan juga bisa dilakukan secara daring atau online, yakni melalui https://pajakonline.jakarta.go.id.

Dengan melakukan pemblokiran STNK, maka pemilik kendaraan akan terhindar dari pajak progresif ketika akan membeli kendaraan baru.

Baca juga: Ada Aksi Buruh di Senayan, Simak Pengalihan Arus Lalu Lintas Hari Ini

Purgie, Humas Bapenda Provinsi DKI Jakarta mengatakan, untuk pemblokiran STNK pemilik kendaraan yang lama bisa melakukannya secara daring.

“Bisa melakukan lapor jual kendaraan via pajak online. Bapenda DKI Jakarta berwenang dalam pemungutan pajaknya, sementara terkait blokir STNK ranahnya ada di kepolisian,” ucap Purgie kepada Kompas.com, Rabu (10/8/2022).

Pemilik kendaraan cukup membuka website pajak online Jakarta, lalu selanjutnya melakukan registrasi sesuai dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang langsung sinkron dengan data kendaraannya.

Blokir STNK Secara Onlineist Blokir STNK Secara Online

Karena sistem sudah terintegrasi dengan data kepemilikan kendaraan, setelah melakukan registrasi NIK akan muncul data kepemilikan kendaraan.

Selain menggunakan NIK, pemilik kendaraan juga harus memasukkan nomor polisi kendaraan yang akan dilakukan lapor jual.

Untuk melakukan pemblokiran atau lapor jual kendaraan, ada syarat yang harus dilengkapi antara lain:

  • Fotokopi KTP Pemilik Kendaraan
  • Surat Kuasa bermaterai dan terlampir fotokopi (bila dikuasakan)
  • Fotokopi surat akta penyerahan dan bukti bayar
  • Fotokopi STNK/BPKB
  • Fotokopi Kartu Keluarga
  • Surat pernyataan yang bisa di download di https://bapenda.jakarta.go.id/

Baca juga: Daftar Harga Mazda 323 Bekas Mulai Rp 9 Jutaan

Sementara untuk langkah yang harus dilakukan saat akan melakukan pemblokiran STNK secara online yakni sebagai berikut:
Log in Pajak Online ke https://pajakonline.jakarta.go.id
Pilih menu PKB
-Pilih pelayanan
-Jenis pelayanan blokir kendaraan
-Pilih NOPOL yang mau diblokir
-Unggah kelengkapan dokumen, seperti fotokopi KTP, Kartu Keluarga (KK), Surat Kuasa, bukti bayar, fotokopi STNK atau BPKB jika ada.
-Kemudian klik ‘kirim’

Dengan langkah pemblokiran yang semakin mudah melalui daring tersebut, maka pemilik kendaraan lama tidak perlu datang ke kantor Samsat hanya untuk memblokir kendaraan yang sudah dijualnya.

Selain lebih cepat, cara ini juga lebih simple sebab bisa dilakukan di mana saja tanpa harus datang ke Samsat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.