Kompas.com - 29/07/2022, 12:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2022 menghadirkan juga para pendukung industri kendaraan listrik. Salah satunya adalah produsen baterai ABC Lithium.

PT International Chemical Industry (Intercallin) menjadi pionir produsen sel baterai lokal pertama di Indonesia. Intercallin juga menyediakan baterai untuk berbagai kebutuhan, termasuk kendaraan listrik.

Baca juga: Baterai ABC Lithium Akan Kerjasama dengan Mobil Anak Bangsa

Pada kendaraan listrik, sumber tenaganya hanya dari baterai. Selama ini, banyak motor listrik dan mobil listrik mendapatkan pasokan baterai dari impor.

Baterai mobil listrik Wuling Air ev dites direndam air dengan kedalaman 1 meterCILL Baterai mobil listrik Wuling Air ev dites direndam air dengan kedalaman 1 meter

Sehingga, mengurangi Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) produk itu sendiri. Dengan impor baterai, harganya juga jadi lebih mahal.

Plant Director Intercallin Cornellius Hendrawan mengatakan, ada beberapa pabrikan otomotif yang sudah melakukan pendekatan.

Baca juga: ABC Lithium Sediakan Baterai Untuk Swap Energi Indonesia

"Kalau pabrik otomotif, yang sudah melakukan pendekatan ada dari pabrikan India. Lalu, ada juga Wuling, PT SGMW. Memang Wuling dan TVS menekankan muatan lokal, dan kita satu-satunya pabrik sel di Indonesia," ujar Cornellius, kepada Kompas.com, saat ditemui di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (28/7/2022).

TVS iQube di ajang Jakarta Fair 2022KOMPAS.com/DIO DANANJAYA TVS iQube di ajang Jakarta Fair 2022

"Untuk di motor, ada dari TVS, Gesits, dan Swap Energi Indonesia. Lalu, dari PT Dharma Polimetal, itu roda tiga, modelnya saya belum tahu. Lalu, ada juga Gelis," katanya.

Selain itu, untuk bus listrik juga sudah ada yang melakukan pendekatan, yakni dari PT Mobil Anak Bangsa (MAB). Rencananya, bus listrik yang akan disuplai baterainya oleh ABC Lithium, akan digunakan untuk KTT G20 di Bali.

Bus listrik PT MAB di JIExpo, Jakarta Utara, Jumat (22/7/2022)KOMPAS.com/Serafina Ophelia Bus listrik PT MAB di JIExpo, Jakarta Utara, Jumat (22/7/2022)

"Kita juga sudah ada pendekatan dengan MAB ya. Dalam waktu yang tidak lama lagi, kita bisa kerjasama," ujar Cornellius.

Cornellius mengatakan, respons para konsumen juga luar biasa. Apalagi, di Indonesia juga banyak pihak yang merakit baterai untuk kendaraan listrik. Selama ini, para perakit atau pengemas baterai itu mengandalkan sel impor.

"Battery pack lithium ini semacam custom made. Jadi, tiap-tiap produk itu perusahaan lain permintaannya berbeda, kapasitas dan voltasenya juga berbeda. Tapi, dasarnya selnya itu sama," kata Cornellius.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.