Ford Kolaborasi Bangun Pabrik Baterai Mobil Listrik di Indonesia

Kompas.com - 22/07/2022, 16:42 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Merek mobil asal Amerika Serikat, Ford Motor, bersama penambang nikel Vale Indonesia, serta Zhejiang Huayou Cobalt China menandatangani nota kerja sama yang tidak mengikat untuk membangun pabrik di Indonesia.

Dilansir dari Reuters (22/7/2022), perusahaan berencana menjalin kemitraan untuk membangun pabrik yang memproduksi 120.000 ton per tahun, endapan hidroksida campuran.

Bahan yang diekstraksi dari bijih nikel ini akan digunakan sebagai komponen dalam baterai untuk kendaraan listrik. Sementara proyek ini diharapkan akan selesai pada tahun 2025.

Baca juga: Generasi Kelima Suzuki Grand Vitara Resmi Meluncur Bermesin Hybrid

Salah satu pekerja di pabrik feronikel Antam di Pomalaa menunjukan feronikel Dok. Humas PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM Salah satu pekerja di pabrik feronikel Antam di Pomalaa menunjukan feronikel

Vale mengatakan kemitraan baru dengan Ford akan dibangun berdasarkan perjanjian kerangka kerja dengan Huayou, yang ditandatangani pada bulan April.

Berdasarkan perjanjian April lalu, Huayou akan mengembangkan proyek di Sulawesi Tenggara dan Vale akan memiliki hak untuk mengakuisisi hingga 30 persen saham dalam proyek tersebut.

"Hubungan tiga arah ini adalah cara kreatif untuk mengamankan nikel yang dibutuhkan Ford untuk membantu memberikan jutaan EV bagi pelanggan kami dan menjaga tujuan lingkungan, sosial, dan tata kelola kami di depan dan di tengah dalam proses," ujar Lisa Drake, Ford’s Vice President of EV Industrialization, dalam pernyataan itu.

Baca juga: Hyundai Siapkan Mobil Listrik Rp 300 Jutaan

Seperti diketahui, Indonesia berencana memanfaatkan cadangan nikelnya untuk menarik investasi dalam pemrosesan logam, produksi bahan baterai EV dan membangun EV di darat

Adapun pemerintah mulai tahun 2020 melarang ekspor bijih nikel yang belum diproses, untuk memastikan pasokan bagi investor yang ada dan calon investor.

“Kemitraan dengan Ford dan PT Vale ini tidak hanya akan memberikan pasokan yang stabil dan berkelanjutan bagi pelanggan kami, tetapi juga akan menguntungkan industri EV yang semakin kuat dan ekonomi Indonesia,” kata Executive Vice Chairman Huayou George Q. Fang, dalam pernyataannya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.