Tanda-tanda Ada Kerusakan pada Transmisi Mobil Matik

Kompas.com - 04/07/2022, 19:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Mobil transmisi matik yang rajin melakukan servis dengan benar cenderung akan lebih awet daripada mobil yang jarang dirawat.

Kecuali secara tidak sadar, Anda melakukan servis di bengkel yang tidak kompeten. Maka justru akan muncul berbagai kerusakan karena kesalahan dalam melakukan perawatan. Nah, ini perlu diperhatikan.

Sebenarnya, untuk melakukan perawatan mobil matik, khususnya pada transmisi bisa dilakukan dengan sangat mudah. Sebab, tidak banyak yang bisa dilakukan dalam merawat transmisi matik, selain melakukan penggantian oli secara rutin.

Baca juga: Tanda-tanda Transmisi Mobil Matik Perlu Diservis

Mekanik bengkel resmi melakukan cek kekencangan baut komponen roda. Sesuai rekomendasi pabrik pemilik wajib melakukan perawatan berkala setiap jarak tempuh 10 ribu kilometer. Dicky Aditya Wijaya Mekanik bengkel resmi melakukan cek kekencangan baut komponen roda. Sesuai rekomendasi pabrik pemilik wajib melakukan perawatan berkala setiap jarak tempuh 10 ribu kilometer.

Sehingga, ketika transmisi mulai memunculkan tanda-tanda kerusakan, maka bisa dipastikan ada kerusakan di dalam transmisi matik. Hanya saja untuk menentukan part mana yang rusak, perlu dilakukan analisa secara mendalam oleh ahlinya.

Service Advisor Daihatsu Cilacap Abdul Fadhol mengatakan, beberapa tanda kerusakan pada transmisi matik bisa dirasakan cukup jelas.

“Saat pagi tidak tidak mau jalan, atau justru saat panas tidak mau jalan, nyentak, mesin menggerung tapi kecepatan tidak bertambah, itu beberapa contoh tanda-tanda transmisi matik mengalami kerusakan,” ucap Fadhol kepada Kompas.com, Minggu, (3/7/2022).

Baca juga: Teknik Flushing Oli Matik pada Mobil, Ini Manfaatnya

Tombol Shift Lock pada mobil matik gunanya memindahkan posisi 
tuas gigi saat mesin mobil matiDicky Aditya Wijaya Tombol Shift Lock pada mobil matik gunanya memindahkan posisi tuas gigi saat mesin mobil mati

Dia mengatakan solusi untuk memperbaiki transmisi yang rusak tidak melulu langsung melakukan overhaul, melainkan perlu dianalisa terlebih dulu karena bisa saja kerusakannya masih ringan. Misal hanya di bagian elektrikalnya seperti selenoid di control valve atau beberapa sensor dan ECU.

Hanya saja, transmisi merupakan gabungan dari komponen yang saling berhubungan dalam menjalankan tugasnya. Sehingga, besar kemungkinan jika terjadi kerusakan kecil akan berdampak pada komponen utamanya juga.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.