Viral, Polisi Tidur Berjejer Sampai 20 Baris di Tangerang

Kompas.com - 26/06/2022, 07:21 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com - Speed bump atau yang biasa dikenal dengan polisi tidur, berfungsi untuk membatasi kecepatan kendaraan yang sedang melaju. Alat ini sering kali dijumpai di jalan raya, maupun di jalan kecil seperti perumahan.

Namun, terkadang pembuatannya banyak yang melanggar aturan. Seperti contoh pembuatan polisi tidur di kawasan Mauk, Kabupaten Tangerang.

Dalam postingan yang diunggah oleh akun Instagram @merekam.jakarta, banyak warga yang mengeluhkan polisi tidur yang berjejer di kawasan tersebut.

Tak tanggung-tanggung, diketahui ada sejumlah 20 baris polisi tidur dengan jarak yang berdekatan.

Baca juga: Jangan Heran, Pengisian Ban Nitrogen Memang Tanpa Tabung

Di akhir video, terlihat sejumlah orang yang sedang melakukan pembokaran polisi tidur tersebut atas arahan dari pihak kepolisian.

Perlu dipahami bahwa aturan pembuatan polisi tidur telah tercantum dalam Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor 82 Tahun 2018 tentang Alat Pengendalian dan Pengaman Pengguna Jalan.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by MEREKAM JAKARTA KOTA (@merekam.jakarta)

Polisi tidur untuk mengingatkan pengemudi untuk tidak memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi, bukan untuk mencelakakan,” ujar Djoko Setijowarno, Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), kepada Kompas.com belum lama ini.

Lewat aturan tersebut, telah diatur bahwa polisi tidur merupakan alat pengendalian kecepatan di jalan dengan batas tinggi dan lebar yang telah ditentukan.

Posisi alat pembatas kecepatan ini diposisikan melintang terhadap badan jalan dan juga memiliki sudut kelandaian atau kemiringan tertentu.

Jika menilik aturan, ketentuan polisi tidur sudah tercantum dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 82 Tahun 2018, tentang Alat Pengendali dan Pengaman Pengguna Jalan, polisi tidur dibagi jadi tiga jenis. Perbedaannya ada pada lokasi batas kecepatan yang diperbolehkan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.