Bukan Cuma Mobil Mewah, LCGC Juga Punya Rekomendasi Bensin RON 92

Kompas.com - 03/06/2022, 08:32 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah sedang menyusun aturan baru terkait kebijakan larangan mobil mewah membeli bensin jenis Pertalite atau RON 90, yang saat ini statusnya sudah menjadi BBM subsidi.

Meski demikian, untuk kategori mobil mewah sendiri masih belum diputuskan dan banyak mendatangkan pertanyaan.

Apalagi hampir semua mobil baru yang keluar saat ini sudah dianjurkan mengonsumsi RON 92 seperti Pertamax.

Baca juga: Kata Pertamina Soal Kriteria Mobil Mewah yang Tak Boleh Beli Pertalite

Termasuk juga untuk kategori mobil entry level seperti low cost green car (LCGC) layaknya Daihatsu Sigra, Honda Brio Satya, atau Toyota Calya.

Anjar Rosjadi, Division Head Product Planning R&D and Spare Part Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengatakan, pabrikan memang sudah lama menganjurkan penggunaan bensin RON 92, sekalipun untuk mobil jenis LCGC.

"Sifatnya memang kami merekomendasikan, termasuk LCGC memakai RON 92 karena dari segi mesinnya sudah mendukung. Saran untuk menggunakan BBM itu biasanya kita tempel di bagian mobil dan buku manual," ucap Anjar, saat dihubungi Kompas.com, Kamis (2/6/2022).

Lebih lanjut Anjar menjelaskan, pabrikan menganjurkan penggunaan jenis BBM pada produk yang dipasarkan karena untuk menyesuaikan dari spesifikasi mesinnya.

Baca juga: Daihatsu Sirion Terbaru Meluncur, Langsung Tantang Honda Brio

Hal tersebut bukan tanpa sebab, karena dengan menggunakan BBM yang tepat bisa memberikan dampak positif. Mulai dengan performa mesin yang terjaga sampai keawetan dari mobil.

Daihatsu SigraADM Daihatsu Sigra

"Memang efeknya jangka panjang, karena hitungannya secara total. Intinya dengan menggunakan jenis BBM yang dianjurkan, termasuk untuk LCGC, bisa memberikan performa yang optimal, lebih awet, dan efisiensi yang lebih baik bagi mobil," ujar Anjar.

"Jadi efisiensi ini memang tak bisa dirasakan langsung, karena akan susah bila dibandingkan dengan membeli RON 90 yang dari harga juga lebih murah. Tapi harus dilihat dari total of ownership-nya," katanya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.