Kompas.com - 24/05/2022, 16:51 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Akibat kenaikan muka air laut/rob terjadi di wilayah Tanjung Emas, Semarang, dan beberapa daerah lainnya di Jawa Tengah mengalami banjir sejak Senin (23/5/2022).

Kejadian ini telah mengakibatkan ratusan bahkan ribuan sepeda motor di daerah tersebut mengalami kerusakan. Lantas, bagaimana dengan skutik yang memiliki komponen CVT?

Rendra Kusumah, Kepala Bengkel Astra Motor Center Jakarta mengatakan, pada dasarnya musuh utama komponen CVT adalah air.

Baca juga: Sopir Pajero Sport yang Tampar Pengemudi Yaris, Pakai Mobil Nama Perusahaan

Sejumlah pengendara kendaraan bermotor melintasi banjir rob di Jalan Kalianak, Surabaya, Jawa Timur,  Kamis (19/5/2022). Pasang air laut yang tinggi menyebabkan jalan tersebut tergenang banjir rob dan mengakibatkan kemacetan panjang.ANTARA FOTO/DIDIK SUHARTONO Sejumlah pengendara kendaraan bermotor melintasi banjir rob di Jalan Kalianak, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (19/5/2022). Pasang air laut yang tinggi menyebabkan jalan tersebut tergenang banjir rob dan mengakibatkan kemacetan panjang.

Sehingga apabila CVT terkena atau bahkan terendam air, tentu harus dibuka seluruhnya, agar dilakukan pembersihan dan perawatan.

“Kalau komponen masih baru, banjir memang tidak langsung merusak CVT. Terutama kalau motor rajin servis dan langsung dibersihkan usai melewati banjir,” ujar Rendra, kepada Kompas.com (24/5/2022).

Namun apabila motor jarang diservis, lalu komponennya dibiarkan begitu saja setelah menerobos banjir, maka komponen di dalam area CVT bisa mengalami kerusakan.

Baca juga: Adu All New Voxy dan Serena C27, Siapa Lebih Nyaman buat Penumpang?

Ilustrasi motor Honda servis di bengkel resmi AHASSDok. Wahana Ilustrasi motor Honda servis di bengkel resmi AHASS

“Efeknya bisa bikin part seperti v-belt dan roller mudah aus, serta di beberapa komponen juga rawan karat nantinya,” ucap Rendra.

Setelah dilakukan pembersihan, tak ketinggalan area-area yang mendapat gemuk atau grease juga wajib diperiksa dan ganti gemuknya.

"Karena kalau kena air dia bakal kering, kalau misalnya kering area seperti sliding sheave itu bisa rawan oblak," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.