Ban Mobil Pecah Saat di Jalan, Jangan Reflek Injak Rem

Kompas.com - 23/05/2022, 19:21 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ban pecah merupakan salah satu kondisi yang terjadi tidak terduga sehingga pengemudi kerap panik dan tidak bisa mengantisipasi.

Ketika ban mobil pecah, umumnya refleks pertama pengemudi mobil adalah segera memperlambat atau menghentikan laju mobil dengan cara mengerem atau menarik rem tangan.

Padahal, ternyata menghentikan laju mobil secara paksa justru berakibat fatal dan membuat pengemudi semakin kehilangan kendali atas kendaraannya.

Baca juga: Ayo Jangan Malas Cek Kondisi Ban Serep Mobil

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana menjelaskan bahwa hal pertama yang harus dilakukan pengemudi adalah menahan kemudi ke arah depan. Karena, pecah ban membuat kemudi menjadi berat ke arah ban yang pecah.

"Pengemudi terkadang ingin instan melambatkan laju mobilnya, padahal hal ini salah untuk dilakukan," ucap Sony kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Menginjak pedal rem juga bisa berbahaya dalam kondisi tersebut. Karena, ini membuat tekanan udara pada ban yang pecah semakin berat; sehingga kendaraan bisa kehilangan kendali.

Ilustrasi ban mobilDok. Autoindustriya.com Ilustrasi ban mobil

Baca juga: Mengapa Pengguna Pajero dan Fortuner Identik dengan Pengemudi Arogan?

"Segera (kurang dari dua detik) angkat telapak kaki dari pedal rem ketika sadar, apabila hal ini terlambat justru akan membuat mobil hilang keseimbangan dan terbalik," ucap Sony.

Menurut Sony, kecelakaan akibat pecah ban 75 persen berujung fatality; karena kondisinya pengemudi tidak pernah siap. Maka, Sony menyarankan pengemudi untuk selalu memastikan tekanan ban terkontrol setiap sebelum berkendara.

"Pengemudi juga sebaiknya berpikir dua kali untuk memacu kendaraan diatas 80 Kpj, biasakan mengemudi di kecepatan yang sesuai dengan akal sehat," ucap Sony.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.