Dishub DKI Siapkan Skema Rekayasa Lalu Lintas di Sejumlah Area Wisata

Kompas.com - 05/05/2022, 08:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Perhubungan DKI Jakarta telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas di area wisata sekitar Ibu Kota selama libur Lebaran 2022, untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan.

Rekayasa lalu lintas yang akan diberlakukan, di antaranya adalah sistem satu arah atau one way, serta kanalisasi jalur sepeda motor menuju tempat wisata.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menjelaskan, pihaknya juga telah menyediakan penambahan personel untuk mengatur lalu lintas di kawasan wisata.

Baca juga: Kemacetan Mudik Lebaran 2022, One Way dan Tol Merak Perlu Dievaluasi

"Pada saat terjadi kepadatan lalu lintas, (Dishub DKI) berkoordinasi dengan jajaran kepolisian menerapkan rekayasa lalu lintas operasional pada jaringan jalan lokal," ucap Syafrin seperti dikutip Kompas Megapolitan, Rabu (4/5/2022).

Syafrin menjelaskan, ini tidak menutup kemungkinan akan diberlakukannya sistem buka-tutup arus lalu lintas yang akan menuju ke kawasan wisata.

Selain itu, penertiban parkir liar juga akan dilakukan agar tidak ada hambatan arus lalu lintas kendaraan yang akan mengarah ke area wisata.

Bus Transjakarta melintas di kawasan Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat, Selasa (29/3/2022). PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) kembali membuka kapasitas angkut 100 persen dari sebelumnya dibatasi 70 persen seiring diturunkannya level pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Ibu Kota dari level 3 menjadi level 2.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Bus Transjakarta melintas di kawasan Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat, Selasa (29/3/2022). PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) kembali membuka kapasitas angkut 100 persen dari sebelumnya dibatasi 70 persen seiring diturunkannya level pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Ibu Kota dari level 3 menjadi level 2.

Baca juga: Catat, Ini Jadwal Pemberlakuan One Way dan Ganjil Genap Selama Arus Balik Lebaran 2022

"Kami juga melakukan penertiban parkir liar bagi kendaraan yang parkir tidak pada tempatnya dan menyebabkan bottleneck di ruas-ruas jalan menuju lokasi wisata," ucap Syafrin.

Kemudian untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, ia mengimbau warga yang ingin melancong di Ibu Kota agar menggunakan angkutan umum yang tersedia.

"Seperti layanan transjakarta termasuk feeder-feeder mikrotrans-nya, MRT, LRT, KRL, taksi, maupun layanan angkutan sewa khusus/online," ucap Syafrin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.