Kompas.com - 18/03/2022, 19:36 WIB

 

Jakarta, KOMPAS.com - Sejak 2010 PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) menggunakan teknologi mesin common rail pada kendaraan bermesin diesel. Maka ketika aturan standar emisi gas buang Euro 4 diberlakukan, maka Isuzu Astra sudah siap.

Pertama kali teknologi mesin diesel common rail ini diterapkan pada Isuzu GIGA pada 2011, dan setara dengan Euro 4. Mesin diesel common-rail ini merupakan teknologi atau sistem yang mengelola dan menyemprotkan bahan bakar ke dalam jantung mekanis diesel.

Salah satu keunggulan mesin common-rail adalah memberikan lebih banyak tenaga ketimbang mesin diesel konvesional.

Baca juga: Kesiapan Isuzu Sambut Euro 4, dari Produk sampai Purnajual

Teknologi common rail mampu menurunkan emisi dan output yang lebih tinggi, yang berhubungan dengan tekanan injeksi. Mesin itu menerapkan pengendalian kuantitas injeksi bahan bakar guna mengurangi kebisingan dan emisi gas buang.

Sebagai perusahaan yang sudah lama menggunakan Isuzu GIGA untuk aktivitas bisnisnya, Direktur PT Kemasan Ciptatama Sempurna, Wahyudi Sulistya mengatakan bahwa sejauh ini menggunakan mesin common rail Isuzu ini sangat menguntungkan.

Testimoni konsumen pengguna Isuzu Gigadok Isuzu Astra Testimoni konsumen pengguna Isuzu Giga

"Kami ditawari merek lain, tetapi kami tetap di Isuzu. Kami tentu memilih yang sudah berpengalaman, karena ini menyangkut investasi besar dan keberlangsungan operasional perusahaan," ujar Direktur PT Kemasan Ciptatama Sempurna (KCS) Wahyudi Sulistya dalam diskusi "Customer Real Partner Sharing" di JAW 2022, Jumat (18/3/2022).

Wahyudi mengatakan, pihaknya memiliki pengalaman memuaskan selama 14 tahun menggunakan Isuzu. Saat ini, seluruh armada operasionalnya yang berjumlah 270 unit, semuanya adalah truk Isuzu dari berbagai varian baik itu Isuzu Giga, Elf, dan Traga.

Baca juga: Isuzu Tingkatkan Layanan Purnajual Menyambut Regulasi Euro 4

Keunggulan lain adalah efisiensi bahan bakar. Terutama untuk kendaraan dengan mesin common rail yakni Isuzu Giga. Ia menambahkan, dengan penerapan Euro 4 untuk seluruh kendaraan diesel pasti akan berpengaruh pada biaya operasional. Harga unit kendaraan baru Euro 4 akan naik..

Wahyudi menjelaskan, pihaknya memiliki kontrak servis dengan Isuzu. Hal itu membuat performa kendaraan operasional terus terjaga. Tim mekanik Isuzu lengkap dengan bengkel berjalannya hampir tiap hari berkunjung ke perusahaan untuk menservis kendaraan.

Selain perawatan, keunggulan Isuzu juga dirasakan pada ketersediaan suku cadang. Terutama suku cadang fast moving yang kerap perlu diganti. Pihak Isuzu melakukan stok suku cadang di lokasi PT KCS, sehingga saat diperlukan, bisa langsung digunakan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.