Kesiapan Isuzu Sambut Euro 4, dari Produk sampai Purnajual

Kompas.com - 18/03/2022, 17:21 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah sempat tertunda, akhirnya pemerintah melalui Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita, memastikan bila regulasi Euro 4 untuk mesin akan berlaku mulai April 2022.

"Mulai tanggal 12 April sudah ada ketentuan atau regulasi bahwa mobil-mobil baru yang diproduksi itu sudah harus berstandar Euro 4," kata Agus, saat melakukan deklarasi Euro 4 di booth Isuzu pada ajang Jakarta Auto Week (JAW), Selasa (15/3/2022).

Beberapa industri otomotif di Tanah Air dikabarkan telah siap menyambut Euro 4, terutama pabrikan yang memproduksi dan memasarkan kendaraan bermesin diesel. Salah satu seperti PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI).

Jap Ernando Demily, President Director PT IAMI mengatakan, melalui deklarasi Euro 4 tentunya Isuzu Astra mendukung penuh kebijakan pemerintah demi menciptakan ekosistem yang bersih dan ramah lingkungan.

Baca juga: Isuzu Goda Konsumen di JAW 2022

Isuzu di Jakarta Auto Week 2022DOK. IAMI Isuzu di Jakarta Auto Week 2022

"Dengan implementasi regulasi Euro 4 di April 2022, kami percaya pasti akan membawa dampak positif langsung ke lingkungan, dan tidak langsung juga ke bisnis kendaraan niaga," ujar Ernando.

Isuzu mengklaim telah melakukan persiapan matang untuk memasuki standar emisi Euro 4. Bahkan prosesnya dilakukan sejak jauh-jauh hari, baik dari sisi produk, teknologi, after sales, sampai sumber daya manusia (SDM) pada setiap lini-nya.

Sebelumnya, Attias Asril Marketing Division Head PT IAMI mengatakan, pihaknya telah memilliki modal kuat memasuki standar emisi Euro 4, karena itu konsumen tak perlu khawatir.

"Menjawab kekhawatiran konsumen pada perubahan Euro II ke 4, ada tiga modal yang sangat baik dan menandakan Isuzu sangat siap untuk memasuki Euro 4," ujar Attias beberapa waktu lalu.

Baca juga: Ini Perhitungan Nilai TKDN untuk Kendaraan Listrik Murni di Indonesia

Ketiga modal yang dimaksud, salah satunya mesin diesel modern dengan teknologi common rail yang basisnya dominan dioperasikan secara elektrikal. Mesin ini sudah digunakan pada Giga sejak 2011.

Deklarasi Standar Emisi Euro 4IAMI Deklarasi Standar Emisi Euro 4

Dengan jangka waktu pemakaian selama kurun waktu 10 tahun lebih tersebut, Attias menggatakan sejauh ini tak ada masalah, bahkan dari segi bahan bakar yang tersedia di Indonesia pun tak membuat common rail engine mengalami kendala.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.