Apa Dampak Euro 4 untuk Karoseri Truk dan Bus?

Kompas.com - 18/03/2022, 08:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Penerapan standar emisi Euro4 untuk kendaraan bermesin diesel akan segera berlaku, tepatnya per 7 April 2022. Salah satu jenis kendaraan yang terdampak adanya regulasi ini adalah truk dan bus.

Jika membicarakan truk dan bus, tidak lupa juga untuk membahas karoseri. Mengingat, truk dan bus yang dijual oleh APM biasanya masih berupa sasis. Kemudian karoseri yang membuat bak atau aplikasi lainnya di atas sasis tersebut.

Nantinya, truk dan bus yang dijual di Indonesia harus memenuhi standar Euro4. Lalu mengenai adanya regulasi baru, apakah turut berpengaruh kepada karoseri?

Baca juga: Bocoran Bus Baru dari Karoseri New Armada, Rilis Akhir Bulan

karoseri bus mediumKompas.com/Fathan Radityasani karoseri bus medium

TY Subagio, Sekretaris Jenderal Asosiasi Karoseri Indonesia (Askarindo) mengatakan, perubahan Euro2 ke Euro4 tentunya ada beberapa dampak yang dirasakan oleh karoseri, baik negatif maupun positif.

“Negatifnya, pasti persiapannya cukup panjang di mana karoseri harus melakukan pembuatan Surat Keputusan Rancang Bangun (SKRB) yang cukup banyak,” ucapnya dikutip dari Youtube Kompas Otomotif, Kamis (17/3/2022).

Kedua, dampak negatif yang dirasakan karoseri adalah harus menanggung biaya yang tidak sedikit dalam pembuatan SKRB. Untuk truk, biaya pembuatan SKRB ada di angka Rp 35 juta, sedangkan bodi bus, biaya SKRB-nya Rp 40 juta.

Baca juga: Komentar Joan Mir dan Alex Rins Usai Geber Gixxer 250SF di Jakarta


Walaupun ada dampak negatif, karoseri di Indonesia juga turut merasakan dampak positif dari adanya regulasi Euro4. Dampak positifnya adalah industri karoseri akan memiliki daya saing yang lebih bagus.

“Artinya peluang ekspor terbuka untuk memasuki negara-negara tujuan. Jadi secara desain dan kualitas sudah diakui beberapa negara, terutama di Asia,” ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.