Banyak Motor Nekat Masuk Tol, Perlu Sanksi Tegas

Kompas.com - 01/03/2022, 13:21 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kejadian pengendara sepeda motor masuk tol sudah sering terjadi. Baik yang sifatnya tidak sengaja karena kurang informasi rambu ataupun disengaja.

Belum lama ini video viral memperlihatkan puluhan pengendara motor bergaya supermoto melintas di jalan tol. Peristiwa itu terjadi di Tol Kelapa Gading-Pulogebang pada, Sabtu (26/2/2022).

Baca juga: Demi Mengurangi Emisi, MotoGP Tidak Akan Gunakan Mesin Hybrid

Berdasarkan keterangan di video peristiwa itu terjadi pada pukul 03.00 WIB. Para pengendara supermoto itu ditengarai masuk melalui pintu tol di Cakung, Jakarta Timur.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Jakarta Lewat Kamera (@merekamjakarta)

Budiyanto, pemerhati masalah transportasi dan hukum, mengatakan, sistem CCTV yang dipasang mesti bisa cepat diakses kemudian langsung ditindak.

"Sistem pengawasan dengan CCTV yang dipasang di jalan tol seharusnya dapat diakses dengan cepat sehingga terdeteksi dan mengambil langkah-langkah dengan cepat," katanya kepada Kompas.com, Selasa (1/3/2022).

Mantan Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya itu mengatakan, pengamanan dan pengawasan secara fisik perlu ada variasi baik penjagaan secara stasioner dan dengan cara mobile atau patroli.

"Petugas di control room harus berjaga sehingga bisa secara real time memonitor situasi sehingga apabila ada kejadian seperti itu, segera bisa diinformasikan ke petugas di lapangan untuk segera mengambil langkah-langkah yang cepat dan tepat," katanya.

Baca juga: Benarkah Headrest Bisa Pecahkan Kaca Mobil Dalam Keadaan Darurat?

Tangkapan layar video pemotor masuk jalan Tol JORR kawasan Jatiwarna, Bekasi, Senin (6/12/2021).Tangkapan layar Instagram Jktinfo Tangkapan layar video pemotor masuk jalan Tol JORR kawasan Jatiwarna, Bekasi, Senin (6/12/2021).

Budiyanto mengatakan, perlu ada sanksi tegas dengan melakukan penegakan hukum supaya hal ini tidak terjadi lagi ke depan. Harus ada tindakan yang membuat jera para pelaku.

"Kejadian seperti ini jangan terulang kembali karena di samping perbuatan tersebut merupakan pelanggaran lalu lintas juga sangat membahayakan keamanan dan keselamatan baik diri sendiri maupun pengguna jalan yang lain," ungkapnya.

Tapi di samping itu perlu ada arahan yang tepat supaya orang lain tidak mengikuti kejadian seperti ini. Arahan dan penyuluhan serta membangun kesadaran berlalu-lintas juga perlu ditingkatkan.

"Tindakan ini untuk memberikan efek jera agar tidak mengulangi pelanggaran tersebut. Pada kesempatan yang sama perlu juga diberikan arahan tentang risiko dan bahayanya mengendarai motor di jalan tol," ungkapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.