Ini Bahaya Berkendara di Lajur Kanan Jalan Tol

Kompas.com - 24/02/2022, 18:21 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pada jalan tol, umumnya ada dua hingga empat lajur yang berbeda. Lajur-lajur ini digunakan oleh kendaraan dengan tingkat kecepatan yang berbeda-beda.

Misalnya, lajur tengah untuk kendaraan yang melaju dalam kecepatan stagnan. Sedangkan lajur paling kanan hanya digunakan jika pengemudi ingin mendahului atau menyalip kendaraan di depannya.

Namun, lajur kanan tidak bisa dijadikan lajur tetap untuk kendaraan melaju. Lajur ini hanya digunakan saat akan mendahului saja, kemudian pengemudi harus kembali ke lajur tengah atau lajur awalnya.

Baca juga: Pahami Bahaya Jadi Lane Hogger di Lajur Kanan Jalan Tol

Masih banyak pengemudi yang berkendara di lajur kanan karena kendaraan dapat melaju lebih cepat ketimbang saat menggunakan lajur lain.

"Masalahnya, banyak pengemudi yang kurang teredukasi, mengigat mereka belajar mengemudi bukan dari tempat pelatihan," kata Marcell Kurniawan, Training Director The Real Driving Centre (RDC) seperti dikutip Kompas.com.

Menggunakan lajur kanan bisa berbahaya karena kendaraan melaju dalam kecepatan yang cukup tinggi, dengan asumsi untuk sebatas mendahului saja, bukan sebagai lajur utama.

lajur ex Gerbang Tol (GT) Cimanggis UtamaJasa Marga lajur ex Gerbang Tol (GT) Cimanggis Utama

"Tabrakan beruntun memang biasanya di lajur kanan karena kecepatan tinggi ditambah tidak jaga jarak aman. Sehingga tidak punya jarak pengereman dan waktu reaksi yang cukup," jelas Marcell.

Maka dari itu, penting bagi pengemudi untuk memahami bahwa fungsi utama dari lajur kanan adalah untuk mendahului saja. Marcell mengatakan, lajur yang aman digunakan adalah lajur tengah.

Baca juga: Yamaha Beberkan Kendala Menjual Motor Listrik di Indonesia

"Kalau kita di kanan kan escape route bila ada masalah di depan kan hanya ke sebelah kiri saja," kata dia.

Sementara jika berada di lajur bagian tengah, ada dua opsi escape route saat terjadi hal-hal tidak diinginkan seperti kecelakaan, yaitu berpindah ke lajur sebelah kiri ataupun sebelah kanan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.