Perangkat Suspensi Depan Diprotes, Ini Kata Bos Ducati

Kompas.com - 18/02/2022, 18:41 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pada tes pramusim MotoGP 2022, Ducati menggunakan 'Front Ride Height Adjuster'. Perangkat ini dapat mengatur tinggi rendah suspensi depan secara manual.

Pabrikan lain kemudian protes dan mendesak Dorna Sports untuk melarang perangkat tersebut. Sebab dianggap akan mendorong pabrikan lain mengembangkan hal serupa.

Komponen seperti itu dinilai bakal membuang banyak uang untuk riset. Kemudian aplikasinya juga belum terbukti dapat membuat pebalap lebih cepat di lintasan.

Francesco Bagnaia saat sesi tes pramusim MotoGP 2022 di Sirkuit Mandalika, LombokDok. @pecco63 Francesco Bagnaia saat sesi tes pramusim MotoGP 2022 di Sirkuit Mandalika, Lombok

Salah satu pihak yang paling keberatan ialah Aprilia. Petinggi Apilia Romano Albesiano, menilai sistem ini tidak terlalu berguna tetapi bakal mendorong pabrikan lain menggunakan hal sama.

Direktur olahraga Ducati Paolo Ciabatti menanggapi kontroversi yang muncul. Dia menegaskan bahwa Ducati selalu "berinovasi sambil tetap berada dalam regulasi".

“Kami telah mengembangkan sistem yang membutuhkan waktu dan investasi dari pihak perusahaan, kami menyesal mendengar bahwa ini dipertanyakan,” kata Ciabatti mengutip Tuttomotoriweb.it, Jumat (18/2/2022).

Ducati sendiri merupakan pabrikan motor yang paling inovatif di MotoGP. Meski demikian beberapa inovasi yang dilakukan beberapa kali mengundang pro dan kontra.

Baca juga: Aturan Ganjil Genap di Kawasan Wisata Jakarta Ditiadakan

Bos Ducati, Paolo Ciabatti.MOTOGP.com Bos Ducati, Paolo Ciabatti.

Sebelumnya, Ducati sempat diprotes dengan penggunaan winglet. Tapi, sekarang semua pabrikan sudah menggunakannya juga untuk meningkatkan aerodinamika.

Front Ride Height Adjuster sebetulnya pengembangan 'Rear Ride Height Adjuster' atau holeshot yang dapat membantu motor saat start. Holeshot ini juga diperkenalkan oleh Ducati.

Awalnya fungsi holeshot hanya untuk start saja. Tapi berkembang agar bisa diaktifkan saat balapan dan berguna untuk mengurangi risiko wheelie saat motor keluar tikungan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.