Kompas.com - 18/02/2022, 16:01 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi melanjutkan kebijakan ganjil genap pada 13 ruas jalan yang berlaku mulai 15 sampai 21 Februari 2022.

Aturan ini sesuai dengan Keputusan Kepala Dinas Perhubungan Nomor 80 Tahun 2022, tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Manajemen Kebutuhan Lalu Lintas Dengan Sistem Ganjil Genap Pada Masa PPKM Level 3.

Meski begitu, untuk penerapan kali ini ada yang berbeda, yakni dihilangkannya aturan ganjil genap pada kawasan wisata.

Baca juga: Ganjil Genap di Bandung Berlaku Lagi Akhir Pekan Ini

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, pihaknya hanya mengikuti Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 10 Tahun 2022 untuk tidak lagi memberlakukan pembatasan kendaraan dengan pelat ganjil dan genap di kawasan tempat wisata.

Dengan begitu, aturan ganjil genap yang sebelumnya diterapkan pada tiga lokasi wisata saat akhir pekan di Taman Impian Jaya Ancol, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), dan Taman Margasatwa Ragunan, resmi ditiadakan untuk sementara.

Seorang polantas mengarahkan pengendara motor berpelat genap agar putar balik karena aturan ganjil genap di jalan arah wisata Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (23/10/2021). KOMPAS.COM/ IRA GITA Seorang polantas mengarahkan pengendara motor berpelat genap agar putar balik karena aturan ganjil genap di jalan arah wisata Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (23/10/2021).

“Saya rasa karena sesuai pedomannya dengan Instruksi Mendagri Nomor 10 Tahun 2022 kemarin. Kami menyesuaikan,” ucap Syafrin dikutip dari Megapolitan Kompas.com, Jumat (18/2/2022).

Syafrin melanjutkan, pada masa PPKM Level 3, jumlah pengunjung di lokasi wisata sudah dibatasi 50 persen dari kapasitas. Dengan begitu, pembatasan dengan ganjil genap di jalan menuju tempat wisata belum diperlukan.

Baca juga: Alasan Ban Depan Mobil Lebih Cepat Botak Dibanding Bagian Belakang

Namun, ia mengatakan, aturan ini akan menyesuaikan lagi jika nantinya ada perubahan level PPKM di Ibu Kota.

Ganjil genap di ruas jalan menuju lokasi wisata itu dipandang belum perlu diberlakukan karena di dalam sudah ada pembatasan kapasitas,” kata Syafrin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.