Motor Modifikasi Angkut 8 Orang, Kalahkan MPV

Kompas.com - 10/01/2022, 19:11 WIB
Motor modifikasi yang bisa angkut delapan penumpang Foto: Tangkapan layar Motor modifikasi yang bisa angkut delapan penumpang
|


JAKARTA, KOMPAS.com - Sepeda motor merupakan kendaraan super. Meski terdengar berlebihan hal itu terlihat dari video di media sosial yang di mana motor mengangkut delapan penumpang.

Dalam video yang diunggah akun Receh Sosmed, terlihat ada seseorang yang memodifikasi motor jadi ekstra panjang untuk mengangkut banyak penumpang.

Tak tanggung-tanggung jumlah delapan orang bahkan lebih banyak dari kapasitas standar mobil jenis multi purpose vehicle atau MPV yang berjumlah tujuh orang.

Baca juga: Bedanya Bus Tingkat PO Agung Sejati dengan Double Decker Adiputro Terbaru

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by receh.sosmed (@receh.sosmed)

 

Asep Suherman, Kepala Bengkel Honda, AHASS Cibinong mengatakan, sering membawa beban berlebih membuat beberapa komponen cepat aus atau rusak karena menanggung beban di atas rata-rata.

"Setiap motor itu ada batas maksimum daya angkutnya. Efeknya cukup banyak, yaitu suspensi, mesin dan ban," kata Asep kepada Kompas.com, belum lama ini.

Herman mengatakan, komponen pertama yang akan terkena dampak ialah suspensi terutama suspensi belakang. Sebab suspensi memiliki batasan bobot yang bisa ditanggung.

"Jika sering membawa beban berat bisa menyebabkan shockbreaker jebol," katanya.

Baca juga: Polisi Sebut Pakai Roof Box Tidak Ditilang, tapi Ada Syaratnya

Puluhan bocah dari TK di Kulon Progo, DIY, keliling kota Wates menggunakan motor pateoli. Mereka berkonvoi sambil dikanlakan pada berbagai rambu lalu lintas. Kegiatan sosialisasi lalu lintas ini berlangsung rutin dengan beragam cara.KOMPAS.com/Dani J Puluhan bocah dari TK di Kulon Progo, DIY, keliling kota Wates menggunakan motor pateoli. Mereka berkonvoi sambil dikanlakan pada berbagai rambu lalu lintas. Kegiatan sosialisasi lalu lintas ini berlangsung rutin dengan beragam cara.

Kedua yang terkena dampak ialah ban. Sering membawa beban berat membuat ban mendapat tekanan yang besar. Sehingga permukaan ban yang menyentuh aspal jadi lebih banyak sehingga ban cepat aus.

Sering membawa beban berat juga berpengaruh terhadap kinerja mesin. Meski biasanya tidak langsung berdampak, namun mesin yang sering membawa beban berat berkerja lebih keras dan panas.

"Terutama ke suspensi yg akan cepat terasa dampaknya, lalu ke ban dan termasuk mesin juga, karena mesin akan merasa dipaksakan dalam kinerjanya. Di buku pedoman sebetulnya ada berat bersih kendaraan," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.