Kompas.com - 07/01/2022, 16:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.comMitsubishi resmi meluncurkan New Xpander dengan berbagai pembaruan. Misal di bagian eksterior, ada lampu dan bumper baru, selain itu desain dasbor di kabin juga diubah dengan soft touch.

Pada sektor transmisi dan kaki-kaki juga ditingkatkan. Pertama, dengan menggunakan CVT dan suspensi belakang yang sudah diganti model lebih besar sehingga menambah kenyamanan.

Untuk varian paling tinggi, Xpander Ultimate dibanderol Rp 299.770.000 tanpa potongan PPnBM. MPV murah ini bisa jadi salah satu pilihan keluarga, apalagi dengan dimensi yang cukup lapang. 

Baca juga: Kena Pajak Emisi, Harga Wuling Almaz Naik hingga Rp 38 Juta


Namun jika mau meminang, tentu hal yang tak kalah penting diperhatikan adalah soal biaya perawatan. Untuk itu, berikut redaksi Kompas.com jabarkan soal perawatan sampai 100.000 km.

Konsumen yang membeli unti Xpander akan mendapatkan SMART package, sehingga biaya perawatan dari 10.000-50.000 km gratis.

Dengan demikian, konsumen tinggal membawa unit ke bengkel resmi untuk melakukan servis berkala. Kemudian untuk servis berkala 60.000 km, konsumen mengeluarkan biaya Rp 2.525.015 untuk suku cadangnya saja, belum termasuk jasa, begitu juga untuk 70.000 km dengan dana Rp 638.500.

Baca juga: Ini Tujuan Pelat Nomor Kendaraan Bermotor Dipasang Cip

Mitsubishi Xpander UltimateKOMPAS.com/ADITYO WISNU Mitsubishi Xpander Ultimate

Untuk servis 80.000 km, biaya yang dikeluarkan hanya untuk suku cadangnya saja sebesar Rp 919.167. Selanjutnya di 90.000 km, ongkos untuk suku cadang yang diganti adalah Rp 638.500 dan terakhir 100.000 km, biaya suku cadangnya mencapai 2.583.775.

Jika ditotal, perawatan Xpander Ultimate dari 10.000 km sampai 100.000 km hanya Rp 7.304.957. Perlu diingat, biaya tersebut hanya untuk suku cadang, sedangkan biaya jasanya, menurut informasi yang kami dapatkan bisa berbeda setiap bengkel.

Kemudian, setiap tahu kendaraan tentu harus bayar pajak. Berdasarkan data yang kami terima, Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Xpander tipe Ultimate besarannya adalah Rp 4.089.800 untuk pelat DKI Jakarta.

Selain itu, ingat juga uang yang dikeluarkan untuk bahan bakar. Perhitungan yang kami lakukan berdasarkan konsumsi saat pengujian, yakni 11 kilometer per liter.

Baca juga: Masih Banyak Pengemudi Mobil yang Nyeker Saat Berkendara

Halaman:


27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.