Kelebihan Bayar Tol Tanpa Sentuh, Kurangi Macet dan Pantau Truk ODOL

Kompas.com - 29/12/2021, 18:31 WIB
Gerbang Tol (GT) Pasteur 1. Dok. PT Jasamarga Metropolitan Tollroad.Gerbang Tol (GT) Pasteur 1.
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Pembayaran tol dengan teknologi tanpa sentuh siap dilaksanakan pada tahun depan. Melalui teknologi ini, ada sejumlah keunggulan yang bisa diraih.

Galuh Permana Waluyo, Kepala Subbidang Operasi dan Pemeliharaan I BPJT, mengatakan, teknologi Multi Lane Free Flow (MLFF) memungkinkan integrasi dengan alat weight in motion (WIM).

Sehingga data kendaraan yang dikategorikan sebagai over load dan over dimension (ODOL) dapat terbaca dengan mudah.

Baca juga: Bocoran Suzuki Burgman 150, Calon Pesaing PCX 160 dan NMAX 155

Ilustrasi truk ODOL di jalan tol. KOMPAS.com/STANLY RAVEL Ilustrasi truk ODOL di jalan tol.

“Nantinya implementasi MLFF ini bisa diintegrasikan juga dengan mekanisme pengendalian kendaraan berat atau ODOL dengan menggunakan alat WIM yang ada di jalan tol,” ujar Galuh, dilansir dari Antara (29/12/2021).

Menurutnya, BPJT bisa mengintegrasikan MLFF dengan WIM dalam satu sistem. Sehingga dapat terbaca kendaraan ODOL tersebut melintasi ruas tol mana, kemudian bebannya berapa dan sebagainya.

Galuh juga mengatakan, manfaat teknologi transaksi tol nirsentuh atau MLFF bisa meningkatkan keselamatan berkendara.

Baca juga: Bocoran Yamaha XMAX Baru, Punya Tampang Mirip TMAX

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (paling kanan, baju putih memakai topi) saat meninjau uji coba bersama dengan PT Jasa Marga, Ditjen Hubdat dan Kepolisian di jembatan timbang Weigh-In-Motion (WIM) di Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 9 pada Minggu (22/9/2019)DOKUMENTASI KEMENHUB Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (paling kanan, baju putih memakai topi) saat meninjau uji coba bersama dengan PT Jasa Marga, Ditjen Hubdat dan Kepolisian di jembatan timbang Weigh-In-Motion (WIM) di Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 9 pada Minggu (22/9/2019)

Kemudian manfaat lainnya adalah melindungi infrastruktur jalan tol, dan meningkatkan efisiensi dari Electronic Public Road Trade Control System.

Sebelumnya, Kepala BPJT Danang Parikesit, mengatakan, teknologi MLFF dapat menghilangkan kemacetan di gerbang tol karena tidak ada antrean kendaraan saat transaksi.

Kemudian mengurangi polusi dan emisi karbon, mendukung digitalisasi pembayaran dengan membuka seluruh opsi pembayaran yang dapat dipantau secara realtime.

Baca juga: Mobil Listrik Kia EV6 Patahkan Rekor Dunia Milik Tesla

Ilustrasi penggunaan e-toll Mandiri di gerbang tolKompasiana Ilustrasi penggunaan e-toll Mandiri di gerbang tol

Hingga efisiensi biaya operasional tol dengan jaminan penerimaan 100 persen pendapatan tol.

Sistem tersebut juga dapat menghemat waktu 30 detik hingga 5 menit, yang biasanya digunakan untuk bertransaksi di gerbang tol dan mengurangi emisi hingga 35 persen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.