Viral Video Pemilik Mobil Marah Usai Ditabrak Motor Ugal-ugalan

Kompas.com - 29/12/2021, 16:13 WIB
Tangkapan layar video pemilik mobil dan sejumlah warga merusak sebuah sepeda motor akibat pengendaranya ugal-ugalan. Akun Instagram @romansasopirtruckTangkapan layar video pemilik mobil dan sejumlah warga merusak sebuah sepeda motor akibat pengendaranya ugal-ugalan.

BLITAR, KOMPAS.com - Belum lama ini beredar video di media sosial yang memperlihatkan seorang pemilik mobil marah-marah kepada pengendara sepeda motor, hingga berusaha merusak motor tersebut.

Melansir keterangan dalam rekaman yang diunggah akun @romansasopirtruck, Rabu (28/12/2021), disebutkan bahwa pengendara motor melakukan aksi ugalan-ugalan hingga menabrak sebuah mobil. Tidak hanya pemilik mobil, warga sekitar pun turut meluapkan emosinya.

Dijelaskan bahwa di daerah tersebut, yakni Maron, Kecamatan Pakisrejo, Kota Blitar, Jawa Timur, memang kerap jadi lintasan balap liar. Meski kerap ditegur warga, aksi balapan tersebut masih sering dilakukan.

Baca juga: Bocoran Yamaha XMAX Baru, Punya Tampang Mirip TMAX

Menyikapi pengendara motor yang ugalan-ugalan, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana menyarankan agar lebih baik menjauhi tipe pengguna jalan semacam itu demi keselamatan.

“Pengendara ugal-ugalan kalau ditegur malah menciptakan konflik. Mereka mungkin bakal mengalami kecelakaan, jadi tindakan yang benar adalah dengan menjauh,” ucap Sony kepada Kompas.com belum lama ini.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Slamet Ariadhy (@romansasopirtruck)

“Mereka melakukan hal tersebut (ugal-ugalan) juga secara sadar kok, jadi biarkan saja agar kapok,” ujar ia menambahkan.

Jika hendak merekam aksi mereka untuk dilaporkan ke pihak berwenang, harus berhati-hati jangan sampai mencelakakan diri sendiri. Serahkan kamera ke penumpang agar fokus mengemudi tidak teralihkan.

Baca juga: Rendering, Kawasaki Siapkan Meguro 250 Saudara W250

Dari kacamata hukum, berkendara sembarangan bisa dikenai pidana sesuai Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 311. Lebih detail berikut sanksi yang mengancam pengendara ugal-ugalan.

  1. Setiap orang yang dengan sengaja mengemudikan kendaraan bermotor dengan cara atau keadaan yang membahayakan, bagi nyawa atau barang, dipidana penjara paling lama 1 tahun atau denda Rp 3 juta.
  2. Perbuatan sebagaimana dimaksud pada ayat 1, yang sampai mengakibatkan kecelakaan lalu lintas dengan kerusakan kendaraan dan (atau) barang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 229 ayat 2, dipidana penjara paling lama 2 tahun atau denda Rp 4 juta.
  3. Dalam hal perbuatan sebagaimana dimaksud pada ayat 1, dan mengakibatkan kecelakaan lalu lintas dengan korban luka ringan dan kerusakan kendaraan dan (atau) barang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 229 ayat 3, dipidana penjara paling lama 4 tahun atau denda Rp 8 juta.
  4. Dalam hal perbuatan sebagaimana dimaksud pada ayat 1, mengakibatkan kecelakaan lalu lintas, dengan korban luka berat, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 229 ayat 4, dipidana penjara paling lama 10 tahun, atau denda Rp 20 juta.
  5. Terakhir, perbuatan serupa sebagaimana dimaksud pada ayat 4 dan mengakibatkan orang lain meninggal dunia, pelaku dipidana penjara paling lama 12 tahun, atau denda Rp 24 juta.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.