Kompas.com - 29/12/2021, 18:11 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Membawa anak pergi berkendara dengan mobil memang terkesan lebih aman ketimbang sepeda motor. Di mobil, kabin tertutup dan kunci sentral dapat membuat anak lebih nyaman dan aman saat berpergian.

Meski begitu, tetap ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Di masa eksplorasi, anak-anak dapat dengan mudah membuka jendela mobil atau bahkan pintu, yang sudah dikunci sentral.

Kunci sentral pada mobil hanya berfungsi untuk mengunci mobil secara bersamaan. Namun, kunci pada masing-masing pintu masih tetap bisa dibuka sendiri tanpa bantuan kunci sentral.

Baca juga: Tak Hanya Pengemudi, Penumpang Juga Wajib Pakai Sabuk Pengaman

Roslianna Ginting, Director dan Founder Real Driving Center (RDC) mengatakan bahwa child lock penting untuk menjaga keamanan anak selama berkendara.

"Child lock dapat mencegah anak yang iseng membuka pintu saat mobil bergerak atau saat macet," tulis Roslianna pada Kompas.com, Rabu (29/12/2021).

Pada mobil, child lock berfungsi untuk menahan kunci pintu mobil agar tidak bisa dibuka dengan sendirinya pada masing-masing pintu. Sehingga selama perjalanan, pintu mobil akan tetap aman terkunci dan tidak bisa dibuka oleh anak-anak.

Child Safety Lock pada Daihatsu Sigra.FEBRI ARDANI/Kompas.com Child Safety Lock pada Daihatsu Sigra.

Baca juga: Kebiasaan Buruk yang Kerap Dilakukan Pengemudi Saat Road Trip

Selain child lock, ada juga fitur window lock yang berfungsi serupa. Window lock mengunci jendela pada tiap pintu mobil, sehingga tidak bisa dibuka sendiri kecuali pengemudi membuka kuncinya.

Roslianna juga menambahkan, fitur child lock ini sangat efektif untuk menjaga anak agar tetap aman di kabin mobil selama perjalanan.

Cara pengoperasiannya juga cukup mudah. "Cukup geser tuas untuk lock dan unlock," kata Roslianna.

Tuas lock dan unlock ini, lanjut Roslianna, letaknya berada di bagian rangka pintu mobil. Namun sayangnya, tidak semua mobil memiliki fitur child lock ini.

Dalam keadaan darurat yang mengharuskan penumpang untuk keluar mobil, child lock mungkin terkesan mempersulit proses evakuasi. Namun yang tetap perlu dipertimbangkan ialah keamanan anak selama berada di kabin mobil.

Proses evakuasi, dalam keadaan darurat, harusnya dapat berjalan dengan lancar meskipun child lock sedang diaktifkan.

"Tugas orang tua untuk mengevakuasi anak saat kondisi darurat, dengan membuka pintu belakang," pungkas Roslianna.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.