Menghitung Emisi Pembangkit Listrik buat Charging Lexus UX 300e

Kompas.com - 29/12/2021, 17:15 WIB
Mobil listrik Lexus UX 300e saat melakukan pengisian daya di SPKLU. KOMPAS.com/GILANG SATRIAMobil listrik Lexus UX 300e saat melakukan pengisian daya di SPKLU.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Belum lama ini Kompas.com menjajal Lexus UX 300e dengan tujuan Jakarta-Yogyakarta. Selain performa dan daya jangkau, Kompas.com juga menghitung konsumsi dayanya.

Sebagai mobil listrik, Lexus UX 300e tidak menggunakan bensin. Karena itu biaya perjalanan yang dikeluarkan ialah biaya isi daya baterai listrik alias charging.

Untuk diketahui mobil ini dilengkapi dengan baterai lithium ion berkapasitas 54,3 kWh dengan 288 large capacity battery cells.

Lantas bagaimana dengan emisi?

Baca juga: Motor Listrik Mirip Vespa PTS, Harga Rp 64 Jutaan

Lexus UX 300e saat mengecas di SPKLU PLN.KOMPAS.com/GILANG SATRIA Lexus UX 300e saat mengecas di SPKLU PLN.

Tentu mobil listrik tidak menghasilkan emisi gas buang. Tapi jika menilik lebih lanjut, pabrik pembangkit listrik yang jadi sumber emisi bagi mobil listrik.

Kompas.com belum mendapat angka pasti berapa jumlah batu bara, gas alam atau minyak bumi di pembangkit Indonesia yang dibutuhkan untuk menghasilkan listrik 1 kWh.

Namun mengutip literasi dari situs eia.gov, bisa diketahui jumlah rata-rata batu bara, gas alam, dan minyak bumi yang digunakan untuk menghasilkan satu kilowatthour (kWh) listrik di sektor tenaga listrik Amerika Serikat pada tahun 2020.

Tercatat, pembangkit listrik batu bara butuh sebesar 1,13 pon baru bara untuk menghasilkan listrik per kWh atau setara 0,51 kg per kWh.

Sedangkan untuk pembangkit gas alam sebesar 7,43 kaki kubik per kWh dan minyak bumi 0,08 galon per kWh atau setara 0,3 liter per kWh.

Baca juga: Gaya Hedonisme Honda CBR250RR yang Kental Aura Superbike

Lexus UX 300eKOMPAS.com/GILANG SATRIA Lexus UX 300e

Mengutip penjelasan di situs tersebut, jumlah tersebut didasarkan pada data tahunan tingkat nasional. Jumlah aktual untuk generator atau pembangkit listrik tertentu dapat sangat berbeda dari yang disebutkan di atas.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.