Banyak Kendala, Honda Belum Penuhi Target Penjualan Mobil

Kompas.com - 23/12/2021, 19:11 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com - Jelang akhir tahun, PT Honda Prospect Motor (HPM) mengalami peningkatan penjualan di Indonesia. HPM tercatat berhasil menjual 7.005 unit mobil selama November 2021.

Kendati demikian, kenaikan tersebut nyatanya belum mampu memenuhi target penjualan Honda di tahun 2021. Hal ini karena pengaruh pandemi Covid-19 yang belum juga usai serta dampak dari gangguan pasokan komponen global.

Business Innovation and Sales & Marketing Director PT HPM Yusak Billy menjelaskan, target Honda saat ini adalah mempertahankan market share seperti tahun lalu (2020) yakni berada di angka 13 persen, sementara pada November lalu market share Honda masih berada di angka 11 persen.

Baca juga: Ada Isu Mogok Kerja, Pertamina Tepis Hoaks Isu Kelangkaan BBM

“Untuk target tahun ini kami berusaha mempertahankan pangsa pasar seperti tahun lalu, walaupun masih terkendala pasokan chip semi konduktor,” ucap Billy saat dihubungi Kompas.com, Kamis (23/12/2021).

Honda BR-VKompas.com Honda BR-V

Namun, Honda akan terus optimis meraih tren penjualan yang positif hingga akhir tahun. Hal ini sejalan dengan adanya program PPnBM DTP yang masih belaku.

“Dengan masih akan berlakunya program PPnBM DTP sampai akhir tahun ini, kami optimis bahwa tren penjualan yang positif akan terus bertahan. Kami percaya untuk tahun depan pemerintah juga akan mempertimbangkan kebijakan yang tepat untuk terus mendukung pertumbuhan industri,” ucap Billy.

Baca juga: Lakukan Langkah Ini Jika Vespa Matik Terendam Banjir

Sebagai informasi, secara nasional penjualan HPM berhasil naik 14,8 persen dibandingkan penjualan bulan sebelumnya (Oktober).

Secara total, Honda tercatat telah mengumpulkan penjualan sebesar 81.485 unit di tahun 2021 atau 17 persen lebih tinggi jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Sementara untuk kontribusi terbesar di November datang dari Brio dan City Hatchback RS.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.