Video Ini Perlihatkan Efek Pakai Cairan Ban Anti Bocor

Kompas.com - 23/12/2021, 16:01 WIB
|


JAKARTA, KOMPAS.com - Cairan ban anti bocor sudah lama beredar di pasaran. Sampai saat ini tak sedikit yang menyangsikan efek jangka panjang cairan itu di pelek dan ban sepeda motor.

Salah satunya unggahan video di TikTok yang menyebutkan kekurangan cairan anti bocor pada ban tubeless, karena dianggap bikin pelek korosi, karet ban cepat getas, dan buang uang.

Baca juga: Lonjakan Mobilitas Diprediksi Mulai Hari, Sektor Darat Paling Krusial

@ayaspanda13

Bikin penyakit ##surabaya ##fyp ##APlusDaywithRain ##realmeWishList ##rainyday ##dangerous ##danger

? Fire - Official Sound Studio

 

Video tersebut diunggah akun @ayaspanda13. Video berdurasi 11 detik itu memperlihatkan saat proses ban skutik dibuka dan terlihat pelek diselimuti semacam cairan hitam pekat.

Cairan penambal ban atau tire sealant merupakan senjata jitu pemakai ban tubeless. Cairan ini membuat pengendara tidak perlu ke tukang tambal ban jika ban tertusuk benda tajam.

Cairan penambal ban bekerja ketika ban terkena benda tajam. Saat terjadi lubang, cairan akan merembes pada lubang dan, cairan yang berubah sifatnya tadi akan menutupi lubang tersebut.

Meski demikian lebih praktis, Jimmy Handoyo, Technical Service & Development Dept. Head ban FDR, mengatakan, jika ban tubeless bocor maka tindakan yang paling dianjurkan yaitu tetap tambal manual.

Baca juga: Toyota Fokus Menuju 2050 Tanpa Emisi

Ban motor kempisFoto: motorcyclenews.com Ban motor kempis

"Kita tidak pernah merekomendasikan untuk menggunakan cairan penambal ban, karena dari segi senyawanya juga berbeda. Ke ban mungkin enggak masalah, tapi bisa saja peleknya yang jadi korban," kata Jimmy kepada Kompas.com belum lama ini.

Dodiyanto, Senior Brand Executive & Product Development PT Gajah Tunggal Tbk, produsen ban IRC, mengatakan, cairan penambal pasti punya pengaruh terhadap ban, tapi pihaknya belum melakukan studi khusus soal itu.

"Kita tidak bisa melarang konsumen karena itu hak mereka. Saat ini banyak beredar cairan tubeless. Kalau memang mau pakai sebaiknya pakai yang bermerek dan produsennya jelas," kata Dodi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.