Wuling Kenalkan Platform Mobil Listrik GSEV, Begini Keunggulannya

Kompas.com - 28/10/2021, 17:02 WIB
Menteri Koordinasi Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan Wuling MotorsMenteri Koordinasi Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan
|

JAKARTA, KOMPAS.com – PT SGMW Motor Indonesia (Wuling Motors) disinyalir tengah bersiap memasarkan mobil listrik andalannya dalam waktu dekat. Sebelum mobilnya meluncur, pabrikan asal China ini lebih dulu mengenalkan platform mobil listrik GSEV (Global Small Electric Vehicle).

Danang Wiratmoko, Product Planning Wuling Motors, mengatakan, platform GSEV memungkinkan pihaknya untuk membuat mobil listrik di berbagai segmen, seperti SUV, MPV, maupun sedan.

“Cuma salah satu keunggulannya, karena namanya GSEV, dia small car. Mungkin secara body style dia bisa macam-macam, tapi kami fokusnya tetap small vehicle,” ujar Danang, saat ditemui di Jakarta (27/10/2021).

Baca juga: Bus Kuning Punya DHL Keluar Karoseri Laksana

Mobil listrik Wuling Hongguang Mini EVKOMPAS.com/DIO DANANJAYA Mobil listrik Wuling Hongguang Mini EV

Selain itu, kehadiran mobil listrik mungil juga menjadi pembeda di pasar. Dengan harga yang lebih terjangkau, diharapkan penetrasi mobil listrik bisa semakin masif ke depannya.

“GSEV diferensiasinya unik dan di China bisa diterima dengan baik. Di sana sudah dikembangkan ke model E100, E200, Hongguang Mini EV, E300, dan Nano EV. Jadi sekarang sudah ada sekitar 5 atau 6 model,” kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Danang, platform GSEV dipilih karena memiliki beberapa keunggulan. Pertama, platform ini memiliki ukuran yang kompak tapi tetap fungsional.

Baca juga: Hasil Investigasi KNKT Soal Truk Trailer Mundur di Tol Banyumanik

Mobil listrik Wuling Hongguang Mini EVKOMPAS.com/DIO DANANJAYA Mobil listrik Wuling Hongguang Mini EV

Kedua, platform ini juga cocok untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Karena bisa melakukan pengecasan di mana saja, baik itu di rumah atau SPKLU.

Charging di rumah dengan listrik 2.200 watt, dia membutuhkan waktu antara 6-8 jam dari 0-100 persen. Tapi dengan fast charging tentu bisa lebih cepat,” ucap Danang.

“Pengembangan GSEV juga telah melewati berbagai macam tes dan uji. Pertama dari safety, jadi kami bisa yakin bahwa produk yang sudah keluar di suatu pasar, itu tentu sudah melewati berbagai macam ujian, sehingga aman digunakan,” ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.