Komunitas Mobil Lawas Tanggapi Tilang Uji Emisi, Ada Pro Kontra

Kompas.com - 28/10/2021, 15:12 WIB
Ilustrasi gas buang kendaraan www.autoevolution.comIlustrasi gas buang kendaraan
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggandeng Dinas Perhubungan bersama kepolisian, tengah melakukan sosialisasi uji emisi kendaraan kepada masyarakat hingga 12 November 2021

Setelah sosialisasi berakhir, mulai 13 November 2021 polisi bakal melakukan proses penegakan hukum kepada kendaraan yang belum melakukan uji emisi.

Kebijakan ini tentu bakal berdampak pada pengguna mobil lawas, yang menggunakan mesin relatif belum canggih. Emisi gas buang yang dihasilkan diperkirakan bakal lebih polutan ketimbang mobil baru.

Baca juga: Tahun Depan Mobil Listrik Wuling Meluncur di Indonesia

Sanksi uji emisi mobil dan motor mulai diterapkan Januari 2021DINAS LINGKUNGAN HIDUP DKI Sanksi uji emisi mobil dan motor mulai diterapkan Januari 2021

Terlebih buat mobil-mobil tahun 1990-an misalnya, yang sedang naik daun belakangan ini untuk dijadikan koleksi atau hobi.

Ade Rahmat Maulana, Sekretaris Umum Suzuki Jip Indonesia (SJI), mengatakan, pihaknya mendukung kebijakan uji emisi di Jakarta.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kalau buat lingkungan kami mendukung, harus bagaimana lagi. Mobil tua di Jakarta kan ada banyak, yang retro-retro juga. Menurut saya fair, enggak masalah,” ujar Ade, kepada Kompas.com (28/10/2021).

Baca juga: Hasil Investigasi KNKT Soal Truk Trailer Mundur di Tol Banyumanik

Ilustrasi mobil lawas yang ikut uji emisi di DKI JakartaKOMPAS.COM/STANLY RAVEL Ilustrasi mobil lawas yang ikut uji emisi di DKI Jakarta

Menurutnya, mobil lawas harus rajin dirawat. Minimal sebulan atau dua bulan sekali lakukan servis di bengkel. Tujuannya agar emisi gas buang tetap terjaga.

“Sebetulnya untuk mobil lawas jarang kami pakai. Biasanya keluar Sabtu atau Minggu, sehari-hari naik motor atau mobil yang lain,” kata Ade.

Sementara itu, Ketua Umum Great Corolla Club (GCC) Almi Rakhmad, mengatakan, uji emisi sah saja dilakukan. Namun pemerintah jangan menyamaratakan emisi gas buang mobil lawas dengan mobil keluaran baru.

Baca juga: Sudah Hampir Pensiun, Rossi Masih Belum Maafkan Marc Marquez

Ilustrasi Suzuki Katana saat awal meluncurTabloid Otomotif Ilustrasi Suzuki Katana saat awal meluncur

“Jadi kalau ada angka standarnya, pilih yang paling toleran, berdasarkan hasil survei saja,” ucap Almi, kepada Kompas.com (28/10/2021).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.