Siap-siap, BBM Premium Bakal Dihapus Diganti Pertalite

Kompas.com - 26/10/2021, 13:18 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com – BBM berjenis Premium (RON 88) tampaknya bakal dihapus dan akan diganti dengan Pertalite (RON 90). Hal ini diungkap Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), yang ingin mendorong penggunaan BBM ramah lingkungan ke depannya.

Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas Kementerian ESDM Soerjaningsih, mengatakan, rencana ini masih dalam tahap kajian dan harus mendapatkan persetujuan dari Presiden.

Menurutnya, kualitas Pertalite lebih baik dari Premium. Oleh sebab itu, peralihan jenis BBM ini perlu dilakukan untuk memperbaiki lingkungan ke depannya.

Baca juga: Honda Luncurkan Civic Si, Apa Bedanya dengan Type R?

Ilustrasi SPBU PertaminaDOK. PERTAMINA Ilustrasi SPBU Pertamina

"Kita harapkan ke depan ada roadmap BBM yang ramah lingkungan. Jadi dari RON 88 kalau nanti dihapus tinggal paling kecil RON 90,” ujar Soerjaningsih, dalam konferensi pers yang disiarkan Youtube Halo Migas Ditjen Migas (25/10/2021).

“Kalau kemampuan kita memungkinkan, naik lagi jadi RON 91 atau 92. Itu adalah komitmen kita menyediakan BBM yang ramah lingkungan," kata dia.

Sementara itu, Kementerian ESDM juga mencatat, bahwa masyarakat yang menggunakan BBM Premium semakin sedikit.

Baca juga: Ini Alasan Kenapa Mobil Zaman Sekarang Banyak Pakai Per Keong

SPBU Nomor 14.236.100 yang berada di Jalan Manekro pusat Kota Meulaboh tidak lagi memberikan pengisian BBM jenis Premium untuk kendaraan roda dua, Premium hanya diberikan kepada pengguna mobil dan kendaraan roda empat lainnya, Rabu (14/06/17).KOMPAS.com/ RAJA UMAR SPBU Nomor 14.236.100 yang berada di Jalan Manekro pusat Kota Meulaboh tidak lagi memberikan pengisian BBM jenis Premium untuk kendaraan roda dua, Premium hanya diberikan kepada pengguna mobil dan kendaraan roda empat lainnya, Rabu (14/06/17).

Soerjaningsih menambahkan, saat ini sudah terjadi peralihan konsumsi BBM jenis Premium ke Pertalite. Bahkan, BBM jenis Premium ini semakin lama semakin menurun konsumsinya.

"Premium ini secara volume sebenarnya juga sudah semakin kecil karena masyarakat sudah shifting ke pertalite," kata dia.

Ia juga mengatakan, saat ini hanya tinggal tujuh negara yang masih menggunakan Premium. Untuk itu, pemerintah berkomitmen untuk memperbaiki kondisi lingkungan dengan mengganti Premium dengan BBM yang lebih ramah lingkungan.

"Kami pun berkomitmen untuk memperbaiki kondisi lingkungan sehingga terkait Premium ini dipikirkan ke depan, mungkin Pertalite bisa menggantikan Premium," ucap Soerjaningsih.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.