Pakai Mobil Diesel, Jangan Langsung Matikan Mesin Setelah Berhenti

Kompas.com - 24/10/2021, 10:21 WIB
Tampilang ruang mesin Honda CR-V facelift, yang mengusung mesin diesel. HPMTampilang ruang mesin Honda CR-V facelift, yang mengusung mesin diesel.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Bagi Anda pemilik mobil dengan mesin diesel tentu pernah mendengar bahwa mesin diesel tidak boleh langsung dimatikan sehabis dimatikan.

Beberapa mobil dengan mesin diesel dilengkapi dengan timer untuk mematikan mesin otomatis setelah kunci dicabut, sehingga mesin tidak langsung mati pada saat itu juga.

Baca juga: Resmi, Mulai Senin Ganjil Genap Jakarta Diperluas Jadi 13 Titik

Dealer Technical Support Dept. Head PT. Toyota Astra Motor Didi Ahadi mengatakan, mobil diesel tidak boleh langsung dimatikan pada saat berhenti memang ada benarnya. Terutama pada mobil diesel yang menggunakan turbo.

"Jadi jika mobil habis digunakan dalam kecepatan tinggi dan diatas dua jam, itu jangan langsung dimatikan karena untuk perawatan ke turbonya, pelumasan ke turbonya," kata Didi kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Mesin diesel V6 3.0L TDI.Autoguide Mesin diesel V6 3.0L TDI.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun untuk mobil dengan mesin diesel yang belum menggunakan turbo, mematikan mesin secara langsung setelah berhenti tidak terlalu bermasalah. Namun tetap disarankan untuk menunggu sebentar.

Baca juga: Model Barunya Bocor, Bagimana Nasib Penjualan Avanza Lawas?

"Sebenarnya kalau mesin diesel yang biasa yang ngga pakai turbo ngga terlalu bermasalah," ucap Didi.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Kepala Bengkel Auto2000 Cilandak, Jakarta Selatan Suparna. Dia mengatakan, sebaiknya jangan lagsung mematikan mesin diesel ketika sampai di lokasi, tunggu sebentar sekitar 20 – 30 detik agar sirkulasi pelumas, pendingin, dan yang lainnya kembali ke kondisi normal lagi.

“Apalagi mesin diesel yang mengadopsi turbo, kalau langsung mematikan mesin dikhawatirkan akan terjadi keausan, sehingga performa mesin menjadi tidak maksimal lagi nantinya,” kata Suparna.

Mesin diesel 4-silinder turbo diesel 2.143cc yang diusung New V-Class memiliki standar Euro IV dan menurut Mercedes-Benz (MB) Indonesia bahan bakar yang bisa digunakan hanya Pertamina Dex. Febri Ardani/KompasOtomotif Mesin diesel 4-silinder turbo diesel 2.143cc yang diusung New V-Class memiliki standar Euro IV dan menurut Mercedes-Benz (MB) Indonesia bahan bakar yang bisa digunakan hanya Pertamina Dex.

Alasan teknis ketika tidak secara langsung mematikan mesin diesel adalah sirkulasi oli mesin menjadi sempurna dan tidak seketika berhenti saat sedang dalam kondisi sirkulasi atau perputaran dengan kecepatan tinggi.

Baca juga: WSBK dan MotoGP Jadi Pemicu Balapan Lain di Sirkuit Mandalika

“Hanya itu perlakuan yang harus lebih diperhatikan oleh pengguna mobil bermesin diesel. Selebihnya tidak ada, selain memperhatikan juga penggunaan bahan bakar diesel yang sesuai rekomendasi pabrikan,” ucap Suparna.

Pada dasarnya mobil dengan mesin diesel membutuhkan waktu untuk kembali ke posisi idle setelah digunakan. Di mesin diesel ada beberapa komponen yang rentan kalau terjadi perubahan temperatur yang drastis.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.