Mulai Musim Hujan, Ingat Risiko Parkir Mobil di Bawah Pohon

Kompas.com - 19/10/2021, 08:12 WIB
Sebuah mobil Avanza tertimpa pohon yang tumbang di PAL, Jalan akses UI, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, pada Senin (18/10/2021) sore. Dok. Diskominfo DepokSebuah mobil Avanza tertimpa pohon yang tumbang di PAL, Jalan akses UI, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, pada Senin (18/10/2021) sore.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah wilayah di Indonesia sudah memasuki musim hujan. Risiko pohon tumbang pun menghantui sebagian orang.

Dilansir dari Kompas.com, terjadi sebuah mobil tertimpa pohon tumbang di PAL, Jalan Akses UI, Kelapa Dua, Depok, Senin (18/10/2021) sekitar pukul 17.00 WIB. Beruntung tidak ada korban jiwa, tapi mobil mengalami kerusakan.

Belajar dari peristiwa tersebut, memarkirkan kendaraan di bawah pohon memang memiliki sejumlah risiko yang membahayakan.

Baca juga: Jadi Tuan Rumah WSBK dan MotoGP, Bendera Indonesia Dilarang Berkibar

Meski pohon yang rindang membuat teduh sehingga kendaraan yang diparkir tidak kepanasan, potensi tertimpa batang pohon selalu ada. Terutama saat cuaca hujan deras disertai angin kencang.

Tidak hanya dahan atau batang. Suparna, Kepala Bengkel Auto2000 Cilandak, mengatakan jika pohon tersebut menghasilkan buah dengan ukuran relatif besar, kejatuhan buah juga berisiko membuat bodi mobil penyok.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Sebaiknya parkir mobil tidak lagi di bawah pohon, karena potensi bahaya banyak. Misalkan pohon tumbang, atau buahnya jatuh sehingga menimpa mobil dan membuat penyok,” ujarnya kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Kotoran burung sangat berbahaya untuk cat mobil jika dibiarkan mengering. Donny Apriliananda Kotoran burung sangat berbahaya untuk cat mobil jika dibiarkan mengering.

Selain itu, Suparna juga menjelaskan risiko lain ketika parkir di bawah pohon meski sedang tidak hujan. Pertama, yakni getah pohon yang menetes. Getah pohon umumnya akan cepat mengering saat menempel pada bodi mobil. Jelas hal ini akan merusak cat eksteriornya.

Baca juga: Mandalika Street Circuit Diklaim Jadi Trek Paling Canggih

“Beberapa jenis pohon memiliki getah yang sangat jahat, getah bisa masuk sampai ke pori-pori dan sulit dibersihkan meski sudah dipoles,” kata Suparna.

Bukan hanya getah, mobil yang diparkir di bawah pohon juga berisiko terkena kotoran burung. Sudah jadi pengetahuan umum bahwa burung kerap membangun sarang di atas pohon.

Suparna turut mengingatkan bahwa kotoran burung yang jatuh mengenai bodi mobil juga memiliki sifat merusak cat eksterior sama seperti getah pohon jika tidak segera dibersihkan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.