Jangan Isi Tabung Reservoir Radiator Sampai Penuh

Kompas.com - 28/09/2021, 15:41 WIB
Ilustrasi reservoir air radiator autoguru.com.auIlustrasi reservoir air radiator

JAKARTA, KOMPAS.com - Mesin pada mobil perlu dijaga temperaturnya. Agar tidak mengalami overheat, maka disematkanlah radiator sebagai sistem pendingin.

Dengan begitu, radiator memiliki fungsi yang cukup vital. Tanpa radiator, mesin mobil bisa mengalami overheat dan berpotensi mogok.

Baca juga: Cara Merawat Radiator Motor untuk Menjaga Performa Mesin

Maka itu, penting untuk melakukan perawatan secara rutin. Salah satunya adalah dengan memeriksa volume cairan pendingin atau air radiator, yang dapat diketahui melalui tabung reservoir.

Ilustrasi mengganti air radiatorSHUTTERSTOCK Ilustrasi mengganti air radiator

Biasanya, letak tabung ada di pojok atas ruang mesin kendaraan atau tidak jauh dari posisi radiator. Tabungnya sendiri dibuat dengan bahan tembus pandang.

Kepala Bengkel Warna-warni Ban, Wilman Ramo, pada tabung biasanya terdapat takaran volume cairan radiator.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Jangan Abai pada Tutup Radiator Mobil, jika Rusak Mesin Bisa Overheat

"Pastikan cairan tersebut tidak berada di bawah ukuran yang ditentukan,” ujar Wilman, kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Ilustrasi mesin overheatSHUTTERSTOCK Ilustrasi mesin overheat

Banyak yang beranggapan bahwa tabung reservoir tersebut perlu diisi penuh untuk berjaga-jaga seandainya cairan radiator berkurang. Padahal, anggapan tersebut salah, bahkan memiliki dampak buruk.

Tabung reservoir perlu diberi ruang kosong, agar saat suhu mesin tinggi dan cairan pendingin meluap, tabung reservoir dapat menampung luapan air radiator tersebut.

Coolant Radiatoren.wikipedia.org Coolant Radiator

Saat mesin kembali dingin, air yang ada di tabung reservoir akan diisap kembali ke radiator. Jadi, air radiator juga dapat bersirkulasi dengan baik.

“Pengisian air radiator melebihi ketentuan dapat membuat selang radiator pecah dan bisa merusak radiator karena tekanan yang terlalu tinggi,” kata Wilman.

Untuk itu, sebaiknya pengisian air radiator cukup di batas takaran ‘full’ yang terdapat di tabung reservoir. Jangan diisi hingga penuh sampai menyentuh bagian atas tabung.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.