Alasan Kenapa Aki Mobil Mesin Diesel dan Bensin Berbeda

Kompas.com - 19/09/2021, 15:21 WIB
Ilustrasi perawatan aki pada mobil personal.neacelukens.comIlustrasi perawatan aki pada mobil
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Aki atau akumulator merupakan salah satu komponen penting dalam sebuah kendaraan bermotor. Aki berfungsi sebagai tempat penampungan arus listrik untuk menyuplai kelistrikan dan menghidupkan mesin mobil.

Setiap kendaraan roda empat mempunyai aki dengan ukuran maupun tipe yang berbeda-beda. Misalkan, untuk mobil mesin bensin dengan jenis diesel tidaklah sama.

Baca juga: Komentar Dovi Setelah Jajal Yamaha YZR-M1

Perbedaan ini salah satunya karena menyesuaikan dengan spesifikasi kendaraannya, mengingat keduanya mempunyai sistem mesin yang berbeda.

Di mana rata-rata mobil dengan mesin diesel mempunyai spesifikasi mesin yang lebih besar dibandingkan dengan mobil mesin bensin. Hal ini yang membuat aki mobil diesel dan bensin berbeda.

Tutorial jumper aki mobilMMKSI Tutorial jumper aki mobil

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Didi Ahadi, Dealer Technical Support Dept Head PT Toyota Astra Motor (TAM), mengatakan, perbedaan jenis ini disebabkan karena tenaga yang dibutuhkan ketika pertama kali menyalakan mesin berbeda.

“Ini karena adanya perbedaan dalam kapasitas mesinnya, sehingga tenaga yang dibutuhkan juga berbeda. Misalkan, di mesin diesel untuk memanaskan glow plug saat awal starter juga lebih besar,” ujar Didi kepada Kompas.com belum lama ini.

Baca juga: Hasil FP3 MotoGP San Marino, Bagnaia Jadi yang Tercepat, Marquez Jatuh

Bahkan, Didi menambahkan, untuk mobil dengan mesin keluaran lama membutuhkan akumulator dengan spesifikasi ampere yang cukup besar hingga mencapai 100 ampere.

“Untuk mesin lama yang membutuhkan waktu untuk memanaskan glow plug itu sampai 100 ampere. Kalau mesin sekarang relatif lebih kecil 70-an ampere saja,” tuturnya.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Kepala Bengkel Auto2000 Cilandak, Suparna. Ia menjelaskan, pada saat mobil di starter, ada perbedaan tenaga yang menghasruskan aki menyesuaikan kapasitas mesin.

Ilustrasi pemasangan aki mobilKOMPAS.com / Aditya Maulana Ilustrasi pemasangan aki mobil

“Mobil bermesin diesel membutuhkan tenaga yang lebih besar saat pertama kali menghidupkan mesin atau starter, sehingga aki yang dibutuhkan juga lebih besar,” kata dia.

Baca juga: Pilihan Sedan Bekas di Bawah Rp 50 Juta di Bandung

Karena kapasitas mesin yang lebih besar, biasanya mobil dengan mesin diesel membutuhkan tenaga aki yang juga besar ampere-nya.

“Untuk starter awal kan mobil diesel lebih berat, jadi ampere baterai yang digunakan juga lebih besar. Kalau menggunakan yang lebih kecil akan drop dan baterai cepat tekor, jadi lebih baik menggunakan sesuai yang standar,” ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.