Kenali Perbedaan Status Terminal Bus Tipe A, B, dan C

Kompas.com - 18/09/2021, 11:02 WIB
Antrean angkutan umum di Terminal Bus Terpadu Sentra Timur, Pulo Gebang, Jakarta Timur. Terminal baru ini mulai beroperasi untuk angkutan umum dalam kota. Infrastruktur seperti jalan akses masuk dan keluar terminal masih terus dikerjakan. KOMPAS/PRIYOMBODOAntrean angkutan umum di Terminal Bus Terpadu Sentra Timur, Pulo Gebang, Jakarta Timur. Terminal baru ini mulai beroperasi untuk angkutan umum dalam kota. Infrastruktur seperti jalan akses masuk dan keluar terminal masih terus dikerjakan.

Terminal tipe C memiliki wewenang pelayanan yang paling kecil, hanya melayani kendaraan umum angkutan perkotaan dan/atau pedesaan.

Baca juga: Hasil Investigasi Kecelakaan Mantan Bos Jeep Indonesia Terungkap

3. Berdasarkan kewenangan penetapan

Merujuk Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 132 Tahun 2015, setiap tipe terminal ditetapkan oleh:

  • Menteri dengan memperhatikan masukan Gubernur terkait untuk terminal tipe A.
  • Gubernur dengan memperhatikan masukan Bupati/Walikota terkait untuk terminal tipe B.
  • Bupati/Walikota dengan memperhatikan masukan dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tingkat kabupaten/kota terkait untuk terminal tipe C.
  • Khusus di DKI Jakarta, Gubernur menetapkan terminal tipe B dan C dengan memperhatikan masukan dari SKPD terkait.

Sejumlah bus terparkir di Terminal Bus Terpadu Pulogebang, Selasa (15/5/2019).KOMPAS.com/Vitorio Mantalean Sejumlah bus terparkir di Terminal Bus Terpadu Pulogebang, Selasa (15/5/2019).

4. Berdasarkan fasilitas

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk kelengkapan sarana prasarana, ada beberapa perbedaan pada tiap tipe terminal. Berpedoman pada KM Perhubungan Nomor 31 Tahun 1995, terminal tipe A dan B harus memiliki fasilitas berupa:

  • Jalur pemberangkatan kendaraan umum;
  • Jalur kedatangan kendaraan umum;
  • Bangunan kantor terminal;
  • Tempat tunggu penumpang;
  • Rambu dan papan informasi yang sekurang-kurangnya memuat petunjuk jurusan, tarif, dan jadwal perjalanan;
  • Tempat parkir kendaraan umum termasuk tempat tunggu dan tempat istirahat kendaraan umum;
  • Menara pengawas;
  • Loket penjualan karcis;
  • Pelataran parkir kendaraan pengantar dan/atau taksi.

Untuk terminal tipe C, tidak diwajibkan memiliki 4 fasilitas yang terakhir disebutkan.

Baca juga: Bodi Bus Baru Laksana Legacy SR2 Panorama, Langsung Dipakai PO SAN

5. Berdasarkan lokasi

Terminal tipe A harus terletak dalam jaringan trayek AKAP dan/atau angkutan batas negara. Lalu terminal tipe B berlokasi dalam jaringan trayek AKDP. Lantas untuk terminal tipe C terletak dalam wilayah kabupaten/kota dan dalam jaringan trayek angkutan dalam kota dan/atau pedesaan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.