XL7 Bawa Angin Segar Penjualan Domestik dan Ekspor Suzuki

Kompas.com - 18/09/2021, 10:02 WIB
Suzuki XL7 KOMPAS.COM/STANLY RAVELSuzuki XL7

JAKARTA, KOMPAS.com - Carry sampai saat ini masih jadi primadona bagi PT Suzuki Indomobil Sales (SIS). Mobil yang bermain di segmen niaga ringan tersebut, berkontribusi sebesar 57 persen terhadap penjualan domestik Suzuki.

Menurut Sukma Dewi, Asst.to 4W Sales Dept. Head PT SIS, penjualan Suzuki dari Januari sampai Agustus mengalami peningkatan 24,8 persen dibandingkan periode yang sama pada 2020.

"Jadi bila dilihat memang ekonomi ini harus terus berjalan, di mana bila diperhatikan Carry membantu pergerakan roda bisnis di Indonesia," kata Dewi dalam webinar yang dihelat Suzuki bersama Forwot, Jumat (17/9/2021).

Baca juga: Produk Lokal Masih Jadi Imunitas Suzuki di Masa Pandemi

Sementara dari segmen mobil penumpang, Dewi menjelaskan sejauh ini penjualan terbesar disumbang oleh SUV murahnya, yakni XL7 dengan kontribusi 16 persen.

Suzuki XL7 Alpha ATKOMPAS.COM/STANLY RAVEL Suzuki XL7 Alpha AT

Ertiga yang merupakan produk lokal di segmen MPV murah, menempati posisi ketiga dengan pencapaian kontribusi terhadap penjualan Suzuki sebanyak 13 persen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara pencapaian pengapalan atau ekspor, Donny Saputra, 4W Marketing Director PT SIS mengatakan, performa produk lokalnya sangat baik dibanding awal Covid-19 tiba di Indonesia pada 2020.

Dari empat produk produksi dalam negeri yang dipasarkan ke mancanegara, dominasi paling besar untuk kategori CBU atau ekspor utuh dipimpin XL7, setelah itu Carry, dan selanjutnya Ertiga.

Baca juga: Pakai Eco Idle, Daihatsu Klaim Terios Lebih Irit dan Ramah Lingkungan

"Volume ekspor kami juga naik dibanding 2020 sebesar 37 persen. Kira-kira dari 29.000 unit sekarang hampir mendekati 40.000 unit," ujar Donny.

Lebih lanjut Donny mengatakan, XL7 mengalami peningkatan 39 persen dibanding 2020, dari sebelumnya sekitar 7.500-an unit, saat ini hampir 10.500 unit.

Suzuki Carry Pikap Suzuki Carry Pikap

Sementara posisi kedua ditempati Carry yang diklaim naik 51 persen dari tahun lalu. Setelah itu APV dengan pertumbuhan 45 persen.

"Dari komposisi ekspor CBU itu pertama XL7, lalu kedua Carry, Ertiga, dan keempat APV. Untuk CKD, dibandingkan tahun lalu naik 168 persen, dari sekitar 5.000-an saat ini mencapai 13.000-an. Total CBU dan CKD untuk ekspor naik 37 persen," kata Donny.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.