Baca Buku Manual Jadi Kewajiban Konsumen Usai Beli Mobil

Kompas.com - 27/08/2021, 16:49 WIB
Buku manual pemilik mobil Foto: PeugeotBuku manual pemilik mobil
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Dewasa ini makin sering kita dengar berita konsumen yang menggugat produsen, karena produk yang dibeli tidak sesuai dengan spesifikasi dan penawaran yang diterima.

Hal yang dilakukan konsumen memang tidak salah. Namun sebetulnya ada kewajiban konsumen yang harus dilakukan sebelum protes sana-sini.

David Tobing, Tokoh Hukum Perlindungan Konsumen, mengatakan, konsumen yang melakukan gugatan harus bisa membuktikan dalilnya.

Baca juga: Gaji Per Bulan Harus Rp 12 Jutaan Baru Bisa Kredit Daihatsu Rocky

Suasana bengkel Toyota.TAM Suasana bengkel Toyota.

Ia memberi contoh, konsumen yang protes dengan konsumsi bahan bakar mobil tidak sesuai dengan klaim pabrikan. Padahal ada banyak variabel yang menentukan konsumsi bahan bakar mobil.

“Misalnya sudah dikatakan bensinnya harus oktan segini, kadarnya seperti ini, tapi memakai kadar yang di bawah. Itu juga bisa ketahuan nanti, kalau sudah diselidiki bengkel,” ujar David, dalam webinar yang diselenggarakan Indonesian Automotive Lawyers Association (27/8/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Jadi memang konsumen ketika membeli mobil baru, dia memang mendapat jaminan garansi. Tapi untuk mendapatkan jaminan, dia juga harus melaksanakan kewajibannya. Baca buku petunjuk, manual, supaya demi keamanan dan kenyamanannya,” kata dia.

Baca juga: Punya Gaji Rp 10 Juta Per Bulan Baru Bisa Kredit Avanza

Pekerja merakit mobil pick up di Pabrik Mobil Esemka, Sambi, Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (6/9/2019). Presiden Joko Widodo meresmikan pabrik mobil PT Solo Manufaktur Kreasi (Esemka) untuk mulai beroperasi memproduksi mobil. ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho/foc.ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho Pekerja merakit mobil pick up di Pabrik Mobil Esemka, Sambi, Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (6/9/2019). Presiden Joko Widodo meresmikan pabrik mobil PT Solo Manufaktur Kreasi (Esemka) untuk mulai beroperasi memproduksi mobil. ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho/foc.

Pasalnya jika konsumen membaca buku manual dan menggunakan mobil sesuai dengan fungsi serta tempatnya, mobil dipastikan bakal lebih awet.

“Karena jika semua regulasi diikuti, maka seharusnya mobil baru itu enggak ada cacatnya. Karena ada uji tipe dan sebagainya yang dilakukan pemerintah,” ucap David.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.