Disindir Marc Marquez, Ini Jawaban Telak Joan Mir

Kompas.com - 07/07/2021, 14:21 WIB
Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, pada sesi latihan bebas MotoGP Jerman di Sirkuit Sachsenring, Jumat (18/6/2021). AFP/RONNY HARTMANNPebalap Repsol Honda, Marc Marquez, pada sesi latihan bebas MotoGP Jerman di Sirkuit Sachsenring, Jumat (18/6/2021).
|


ASSEN, KOMPAS.com - Joan Mir merebut gelar Juara Dunia MotoGP 2020 dengan hanya memenangkan satu balapan dan naik podium enam kali di musim ketika Marc Marquez absen.

Tapi musim ini sedikit berbeda. Dalam sembilan balapan pertama, Mir meraih tiga podium tapi belum pernah menang. Saat ini dia berada di posisi ke-4 di klasemen selisih 55 poin dari Fabio Quartararo.

Jika Mir tidak mencoba mengubah performanya dan para insinyur Suzuki tidak melakukan pengembangan pada GSX-RR akan sulit bagi pebalap Spanyol itu mengejar ketertinggalan.

Baca juga: Jangan Lupa Jaga Kebersihan Kabin Mobil Selama Terparkir di Garasi

Pebalap Suzuki Ecstar, Joan Mir, finis ketiga pada MotoGP Italia 2021 di Sirkuit Mugello, Minggu (30/5/2021). AFP/TIZIANA FABI Pebalap Suzuki Ecstar, Joan Mir, finis ketiga pada MotoGP Italia 2021 di Sirkuit Mugello, Minggu (30/5/2021).

JDi sisi lain Marc Marqez punya pandangan tersendiri. Menurutnya jika seperti itu terus Mir hanya bisa sekali juara dunia tapi tidak untuk tahun-tahun berikutnya.

“Dia melakukan strategi yang sama seperti tahun lalu, berusaha konsisten dan menyelesaikan balapan. Dengan cara ini Anda bisa menang sekali, tapi tidak dengan tahun mendatang,” kata Marc Sky Sport dikutip dari Tuttomotoriweb.it, Rabu (7/7/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ini bukan pertama kalinya Mir dikritik seperti itu bahkan setelah memenangkan gelar Juara Dunia 2020. Dalam wawancara dengan 'El Mundo' Mir tidak membalas komentar Marc.

Baca juga: Penerapan PPKM Darurat Dikritik Pelaku Sektor Logistik

Joan Mir saat sesi latihan bebas di MotoGP Spanyol 2021. (Photo by PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFP)PIERRE-PHILIPPE MARCOU Joan Mir saat sesi latihan bebas di MotoGP Spanyol 2021. (Photo by PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFP)

“Marc dan saya mengendarai motor yang berbeda dan dia tidak tahu di mana batas Suzuki. Saya bukan pebalap dengan banyak kecelakaan (jatuh), tapi bukan berarti saya tidak berusaha keras," kata Mir.

"Bagi saya, balapan dengan maksimal juga berarti mengetahui seberapa jauh harus melangkah dan kapan harus berhenti,” katanya.

Sebuah kalimat yang seloah menyindir dua orang sekaligus. Marc yang tak lagi sering jatuh tapi menang di GP Jerman dan rekan setimnya Alex Rins yang empat kali jatuh berturut-turut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.