Roda Truk Sering Lepas, karena Pasang Mur Terlalu Kencang

Kompas.com - 27/06/2021, 10:01 WIB
Tangkapan layar video roda truk terlepas di daerah Lasem, Jawa Tengah Akun Facebook Zacky WahyudhiTangkapan layar video roda truk terlepas di daerah Lasem, Jawa Tengah

JAKARTA, KOMPAS.com – Kejadian roda truk yang lepas saat sedang berjalan memang kerap terjadi. Roda yang lepas tadi tentu bisa membahayakan pengguna jalan lain, truk juga jadi menghalangi jalan karena berhenti di tengah jalan.

Ahmad Wildan, Senior Investigator Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sering menemukan apa yang menjadi penyebab roda truk terlepas ketika sedang beroperasi, yaitu karena baut yang patah.

“Mereka kalau ingin mengencangkan rodanya, memakai impact gun sampai kencang banget. Itu kan baut ada batasannya, dia bisa patah,” ucap Wildan dalam diskusi online belum lama ini.

Baca juga: Pembatasan Mobilitas Akan Diperluas ke Bekasi dan Tangerang

Ban trukmarissban.com Ban truk

Memasang mur dengan impact gun jika terlalu kencang, bisa membuat baut patah. Hal ini dikarenakan impact gun tidak terukur kekencangannya, sehingga bisa saja melewati kemampuan baut menahannya.

Baut kan ada batasannya, enggak boleh mengencangkan dengan impact yang tidak bisa diukur. Kekuatannya sesuaikan saja dengan anjuran ATPM, jangan nambahin yang enggak-enggak,” kata Wildan.

Selain itu, Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Jawa Tengah dan DIY mengatakan, ada dua penyebab lain yang menyebabkan copotnya roda truk saat sedang berjalan.

Baca juga: Bahas Honda DN-01, Salah Satu Moge yang Gagal di Pasar

“Pertama karena pemasangan yang tidak sempurna. Kurang kencang baut dan murnya. Kedua karena baut yang putus,” ucap Bambang kepada Kompas.com.

Bambang mengatakan, penyebab putusnya baut ini sebenarnya sepele dan kerap dilupakan. Hanya karena drat baut dan mur yang kurang bersih, efeknya roda truk bisa sampai copot karena baut yang patah.

“Baut putus karena pas dipasang, dratnya ada kerak yang kurang dibersihkan. Ketika dipakai jalan, keraknya rontok karena getaran,” kata Bambang.

Kerak di baut dan mur ini biasanya karena lumpur mengering atau tanah. Jadi sebaiknya sebelum dipasang, drat baut dan mur harus disikat kawat dahulu agar bersih.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.