Ini Beberapa Solusi Cegah Tikus Masuk ke Dalam Mobil

Kompas.com - 22/06/2021, 17:04 WIB
Ilustrasi tikus, serangan tikus merajalela di Queensland dan New South Wales, Australia. Ribuan tikus bermunculan diduga karena panen gandum. SHUTTERSHOCK/Carlos AranguizIlustrasi tikus, serangan tikus merajalela di Queensland dan New South Wales, Australia. Ribuan tikus bermunculan diduga karena panen gandum.

JAKARTA, KOMPAS.com - Hewan pengerat seperti tikus gemar mendatangi lokasi-lokasi tertutup yang kotor dan lembab. Tidak terkecuali area pada mobil seperti ruang mesin bahkan kabin mobil.

Tentu saja kehadiran tikus dalam mobil dapat menimbulkan bahaya. Selain jadi sumber penyakit, tikus gemar menggigit berbagai komponen lunak seperti kabel-kabel perangkat kelistrikan mobil. Hal ini jelas berisiko untuk terjadi korsleting.

Guna mencegah tikus masuk ke dalam mobil, ada beberapa upaya yang bisa dilakukan oleh pemilik mobil.

Baca juga: Kecelakaan Parah di Tol Solo-Semarang, Ingat Lagi Soal Blind Spot

Yang pertama adalah rutin membersihkan mobil. Tidak hanya eksteriornya saja, namun juga ruang dalam kabin.

Ruang kabin ini mudah untuk kotor terutama jika pengemudi dan penumpang gemar membawa makanan ke dalam mobil. Remah-remah sisa makanan ini dapat mengundang hewan termasuk tikus untuk datang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kondisi kabel mobil yang putus karena digigit tikus. Kejadian ini sering terjadi lantaran tikus menjadikan ruang mesin mobil sebagai sarangnya.Ari Purnomo Kondisi kabel mobil yang putus karena digigit tikus. Kejadian ini sering terjadi lantaran tikus menjadikan ruang mesin mobil sebagai sarangnya.

Sigit Wahyu Anggoro, Division Head After Sales & Biz Solution CARfix Indonesia mengatakan, sisa makanan yang ada di dalam ruang kabin harus segera dibersihkan sebelum mengundang kedatangan tikus atau hewan lainnya.

“Jadi setelah mobil dipakai, jika ada sisa makanan sebaiknya segera dibersihkan karena kalau tidak bisa mengundang tikus, atau serangga lainnya,” kata Sigit kepada Kompas.com belum lama ini.

Baca juga: Jadi Barang Langka, Kijang Innova Diesel Bekas Masih Rp 200 Jutaan

Mobil yang jarang digunakan juga bisa jadi salah satu penyebab masuknya tikus ke ruang mesin untuk bersarang. Oleh karena itu, disarankan untuk rutin memanaskan mesin mobil yang tidak digunakan untuk kebutuhan harian.

Di lain kesempatan, Didi Ahadi selaku Dealer Technical Support Dept Head PT Toyota Astra Motor (TAM) mengungkapkan, cara lain yang dinilai efektif mencegah tikus bersarang di dalam mobil adalah dengan menggunakan kamper atau kapur barus.

Ilustrasi kapur barus atau kamper.SHUTTERSTOCK/FAIZAL RAMLI Ilustrasi kapur barus atau kamper.

Cara penggunaannya cukup meletakkan kapur barus di sudut-sudut yang berpotensi sering didatangi tikus. Bau dari kapur barus diklaim mampu membuat tikus tidak nyaman sehingga akan menjauhi area tersebut.

Baca juga: Buat SIM dan SKCK Harus Bawa Bukti Sudah Divaksin, Ini Kata Polisi

“Untuk mencegah tikus datang bisa juga dengan menggunakan kapur barus atau kamper untuk mencegahnya. Kapur barus bisa diletakkan di tempat-tempat yang pernah didatangi tapi jauhkan dari manipol,” kata Didi belum lama ini.

Jika tikus memang pernah masuk atau bahkan bersarang di dalam mobil, segera cari bekas dan jejak-jejak tikus untuk dibersihkan.

Didi mengatakan, tikus selalu meninggalkan jejak seperti sampah atau bekas kotoran yang pernah dilaluinya. Menghilangkan jejak-jejak tersebut akan mengurangi risiko tikus datang kembali.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X