Mengenal Penyakit Arm Pump, Penyebab Quartararo Gagal Menang

Kompas.com - 03/05/2021, 11:02 WIB
Fabio Quartararo saat sesi kualifikasi pada MotoGP Spanyol 2021. (Photo by PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFP) PIERRE-PHILIPPE MARCOUFabio Quartararo saat sesi kualifikasi pada MotoGP Spanyol 2021. (Photo by PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFP)

JAKARTA, KOMPAS.com - Fabio Quartararo tampil sangat kompetitif pada MotoGP Spanyol 2021 di Sirkuit Jerez. Tapi, setelah terserang arm pump, pebalap asal Prancis ini merosot jauh dari posisi pertama hingga finis di urutan ke-13.

Tak sedikit pebalap yang pernah mengalami arm pump dan menjalani pengobatan untuk menghilangkan penyakit tersebut. Proses penyembuhannya juga tidak sebentar dan terkadang berdampak pada performa saat di atas motor.

Bahkan, Jack Miller yang menang di seri keempat MotoGP 2021 ini juga beberapa pekan lalu menjalani operasi untuk menghilangkan arm pump.

Baca juga: Hasil MotoGP Spanyol 2021, Jack Miller Bawa Ducati Kalahkan Yamaha

Secara medis, kondisi yang disebut arm pump ini dinamakan Chronic Exertional Compartment Syndrome.

Jack MillerTWITTER/@JACKMILLERAUS Jack Miller

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dikutip dari The-race.com, Senin (3/5/2021), menurut Mayo Clinic, armp pump merupakan kondisi otot dan saraf yang disebabkan oleh olahraga yang menyebabkan rasa sakit, bengkak, dan kadang cacat pada otot lengan yang terdampak.

Arm pump terjadi karena konsekuensi dari otot lengan yang membengkak karena aktivitas dan menjadi terlalu kencang.

Otot terbungkus rapi dalam jaringan yang disebut fasia. Bagian ini tidak terlalu fleksibel. Ketika otot yang terlalu banyak berolahraga dipompa dengan darah, tapi tidak bisa mengalir dengan baik.

Baca juga: Menang GP Spanyol, Penantian Panjang Miller Selama 5 Tahun

Otot menjadi mengembang, tapi dihadapkan dengan penghalang yang kokoh. Jika diibaratkan, arm pump menjadi setara dengan perban yang dibungkus terlalu erat. Sehingga, memutus aliran darah ke dan dari otot, serta membuat saraf kesemutan dan tidak merespons dengan benar.

Maka itu, terjadi pembengkakan pada lengan dan membuatnya keras. Di saat yang bersamaan, tangan juga mengalami kesemutan dan mulai mati rasa, dikombinasikan dengan rasa sakit.

Arm pump biasanya muncul di akhir balapan dan akan merusak konsentrasi pebalap ketika terjadi. Tak heran jika Quartararo mengaku kehilangan tenaga pada lengannya.

Sam Lowes saat menjadi pebalap Aprilia di MotoGP. (Photo by OLI SCARFF / AFP)OLI SCARFF Sam Lowes saat menjadi pebalap Aprilia di MotoGP. (Photo by OLI SCARFF / AFP)

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.