Ini Hasil Evaluasi Uji Coba Bus Listrik BYD oleh TransJakarta

Kompas.com - 06/04/2021, 11:12 WIB
Transjakarta uji coba dua bus BYD Dok. TransjakartaTransjakarta uji coba dua bus BYD

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) pada 2020 telah melaksanakan uji coba komersial pada bus listrik buatan BYD. Pengujian ini dilakukan selama tiga bulan dengan rute Balai Kota-Blok M dan dikhususkan mengangkut penumpang secara cuma-cuma.

Uji coba yang dilakukan pun telah selesai, lalu bagaimana dengan evaluasi dari TransJakarta?

Direktur Utama PT TransJakarta Sardjono Jhonny Tjitrokusomo mengatakan, berdasarkan evaluasi, dua bus BYD yang diuji coba beberapa waktu lalu sesuai dengan spesifikasi yang dijanjikan oleh ATPM.

Baca juga: Polisi Akui Razia Knalpot Bising Berdasarkan Suara Tidak Berlaku

Karyawan mengendarai bus listrik saat uji coba di Kantor Pusat PT Transjakarta, Cawang, Jakarta, Senin (6/7/2020). PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) melakukan uji coba dua bus listrik EV1 dan EV2 rute Balai Kota - Blok M dengan mengangkut penumpang.ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA Karyawan mengendarai bus listrik saat uji coba di Kantor Pusat PT Transjakarta, Cawang, Jakarta, Senin (6/7/2020). PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) melakukan uji coba dua bus listrik EV1 dan EV2 rute Balai Kota - Blok M dengan mengangkut penumpang.

“Sesuai spesifikasi, artinya charging timenya sesuai, kilometer tempuhnya juga. Lalu ritase yang kita ekspektasi juga sama. Namun hal-hal yang sifatnya prediktif, yang belum bisa dibuktikan,” ucap Jhonny kepada Kompas.com, Senin (5/4/2021).

Misalnya seperti klaim usia baterai yang tahan delapan tahun. Karena uji coba yang singkat juga, jadi tidak bisa memprediksi soal usia pakai baterai, bisa lebih atau kurang dari klaim ATPM.

“Secara teknis dan komersial, TransJakarta menyatakan bahwa kita bisa menerima hasil yang baik dari tes yang dilakukan. Selama tes uji coba tidak ada kendala sama sekali,” kata Jhonny.

Baca juga: Hasil Klasemen MotoGP 2021 Usai MotoGP Doha, Zarco Ada di Puncak

Diketahui dua armada bus BYD yang diuji coba oleh TransJakarta adalah bus besar low entry tipe K9 dan medium bus tipe C6. Kedua bus ini didatangkan utuh dari China oleh PT Bakrie Autoparts.

Tipe K9, memiliki dimensi panjang 12 meter lebar 2,5 meter, dan tinggi 3,3 meter. Sementara untuk baterainya, dari hasil penelurusan diketahui bus ini dilengkapi dengan motor listrik AC Synchronous Motor dan beterai BYD Iron-Phospate berkapasitas 324 kWh.

Untuk pengisian daya memakan waktu kurang lebih 4 jam, sementara daya jelahnya diklaim mencapai 250 km dengan kecepatan maksimal 70 kpj. Motor yang digunakan mampu menyuplai tenaga sebesar 300 kW dan torsi sebesar 1.100 Nm.

Transjakarta uji coba dua bus BYDDok. Transjakarta Transjakarta uji coba dua bus BYD

Sedangkan untuk BYD C6 sendiri, memiliki dimensi yang lebih kecil, yakni panjang 7.403 mm, lebar 2.140 mm, serta tinggi 3,4 mm. Untuk model ini dilengkapi dengan baterai Iron-phospate dengan kapasitas 135 kWh dan mampu terisi penuh dalam waktu 4 jam pengisian daya.

Dari segi kemampuan, C6 diklam memiliki kecepatan maksimal hingga 100 kpj. Sementara dari segi daya jelajah. dalam sekali pengisian penuh diklaim bisa menempuh jarak hingga 200 km.

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X