Razia Knalpot Bising di Depok, Kenapa Motor Harus Ditahan?

Kompas.com - 19/03/2021, 07:02 WIB
Razia knalpot bising Foto: Twitter TMC Polda Metro JayaRazia knalpot bising

JAKARTA, KOMPAS.com - Para pengendara sepeda motor yang menggunakan knalpot dengan suara bising kini tak lagi bisa bebas berkeliaran di Depok. Mulai sekarang, pihak kepolisian akan menindak para pengguna knalpot tersebut.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Metro Depok AKBP Andi Indra Waspada, mengatakan, pihaknya akan gencar menggelar razia knalpot bising.

Baca juga: Polisi Razia Knalpot Bising di Depok, Motor Langsung Ditahan

"Tiap harinya, razia akan digelar di tiga titik dan tiap harinya akan berbeda. Razia juga dilakukan dengan hunting system atau bergerak," ujar Indra, saat dihubungi Kompas.com, Kamis (18/3/2021).

Razia knalpot bisingFoto: Twitter TMC Polda Metro Jaya Razia knalpot bising

Indra mengatakan, para pelanggar akan dikenakan tilang secara elektronik dan pembayarannya harus melalui bank. Sementara itu, motor akan ditahan sebagai barang bukti.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kita amankan, kemudian kita lakukan penilangan berupa barang bukti kendaraannya," kata Indra.

Baca juga: Polisi Razia Knalpot Bising Lagi, Ada yang Berisik Langsung Diembat

Indra menambahkan, begitu pelanggar sudah melakukan proses pembayaran tilang di bank, pada saat akan mengambil barang bukti, yang bersangkutan harus mengganti dulu knalpotnya dengan yang standar.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Depok Update (@depok.update)

Tak sedikit orang yang protes mengapa harus motornya yang ditahan, mengapa tidak cukup hanya dengan penilangan saja. Menurut Indra, itu dilakukan dalam rangka untuk memberikan efek jera.

"Karena kalau kita hanya melakukan penilangan dengan barang bukti STNK, kan kita tidak tahu apakah knalpotnya akan diganti. Sehingga, tujuannya tidak tercapai dalam rangka untuk memberikan efek jera," ujar Indra.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.