Cara Mudah Merawat Mobil Tanpa Harus ke Bengkel

Kompas.com - 16/03/2021, 19:21 WIB
Ilustrasi merawat mobil SHUTTERSTOCKIlustrasi merawat mobil

JAKARTA, KOMPAS.com - Padatnya rutinitas kerap membuat pemilik kendaraan luput untuk melakukan pengecekan terhadap mobilnya.

Bahkan, tidak sedikit dari mereka yang abai untuk datang ke bengkel dan melakukan perawatan berskala setiap 10.000 kilometer atau enam bulan sekali.

Alasan sibuk kerap menjadi kilah pemilik mobil untuk melakukan perawatan kendaraannya.

Head Product Improvement/EDER Dept Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Bambang Supriyadi mengtakan, hal itu wajar dan sering terjadi.

Namun, pemilik kendaraan paling tidak bisa memerhatikan beberapa hal, baik sebelum atau sesudah mengendarai mobil sehari-hari.

Baca juga: Sri Mulyani Siapkan Insentif buat Mobil Listrik

“Pertama adalah periksa ketinggian air radiator coolant di tangki cadangan. Sebab, jika kekurangan bisa menyebabkan mesin overheat. Caranya mudah, tinggal tambahkan dengan air radiator coolant yang terjamin kualitasnya (resmi),” kata Bambang kepada Kompas.com (16/3/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pemilik mobil juga bisa periksa ketinggian oli mesin agar tetap pada batas wajar. Pengecekan ini bisa dilihat lewat layar MID mobil atau gunakan stik cek oli.

Jika mobil kekurang atau kelebihan oli bisa menyebabkan pengurangan perfoma mesin, timbul kebocoran, sampai kerusakan pada mesin.

Dipstick oli pada mesin mobilwww.knowyourparts.com Dipstick oli pada mesin mobil

Bambang melanjutkan, bagi kendaraan yang menggunakan power steering tipe hidrolik, bisa melakukan pengecekan minyak power steering dengan melihat batas minimum dan maksimum yang ada pada tangki penampungan minyak power steering.

Baca juga: Belum Lama Meluncur, Honda HNess CB350 Kena Recall

“Sebelum mematikan mesin, pastikan juga roda depan tetap dalam keadan lurus agar kinerja power steering tetap baik,” kata Bambang.

Selain itu untuk kinerja pengereman yang optimal, pastikan ketinggian minyak rem berada pada batas maksimum dan gunakan minyak rem yang telah direkomendasikan.

Bila kurang sampai batas minimum dan lampu indikator rem menyala, segera hubungi bengkel resmi terdekat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.