Salah Kaprah Korelasi Busi dan Efisiensi BBM Kendaraan

Kompas.com - 25/02/2021, 12:31 WIB
Busi NGK LKAR6AGP khusus mesin NR Toyota dan Daihatsu NGKBusi NGK LKAR6AGP khusus mesin NR Toyota dan Daihatsu

JAKARTA, KOMPAS.com - Seperti diketahui, busi memiliki peran penting yang cukup krusial bagi kendaraan, baik itu pada sepeda motor ataupun mobil.

Busi yang baik memiliki kemampuan untuk mengoptimalkan pembakaran, dengan demikian performa dari mesin tetap terjaga, bahkan memberikan pengaruh besar bagi efisiensi bahan bakar kendaraan.

Tapi sayang, meski secara garis besar sudah banyak yang tahu, tak juga tak sedikit pemilik kendaraan yang salah menafsirkan terkait efisiensi bahan bakar yang dimaksud.

Banyak yang beranggapan menggunakan busi yang berkualitas bisa membuat BBM mobil atau motor menjadi lebih irit, sehingga tak perlu sering melakukan pengisian bahan bakar

Baca juga: Warna Busi Bisa Menggambarkan Kondisi Mesin

Cek busi mobilwww.amazon.ca Cek busi mobil

Menurut Diko Octaviano, Technical Support PT NGK Busi Indonesia, persepsi tersebut harus diluruskan agar bisa memberikan edukasi yang baik. Karena secara logika, peran dari busi sendiri berguna untuk membakar BBM.

"Yang dimaksud efisiensi dalam hal teknis busi itu bukan mengarah pada BBM yang dikeluarkan kendaraan, tapi optimaliasai pada jarak tempuh. Peran busi yang dimaksud juga terkait masalah materialnya," ucap Diko saat dihubungi Kompas.com, Rabu (24/2/2021).

Lebih lanjut Diko mencontohkan, misal motor dengan menggunakan busi berbahan nikel punya perbandingan 1 liter bensin dapat digunakan menempuh jarak kurang lebih 10 km.

Ketika menggunakan busi dengan meterial yang lebih baik, seperti logam mulia pada tipe Platinum atau Iridium, dengan nilai konsumsi BBM yang sama jarak tempuhnya bisa lebih panjang.

Baca juga: Mengenal Fungsi Busi serta Proses Terjadinya Percikan Api

Cek busi motor sendiri saat WFHNGK Cek busi motor sendiri saat WFH

"Ketika pakai busi biasa itu 1 liter 10 km, tapi saat menggunakan yang berbahan logam mulia, dengan 1 liter yang sama jarak tempuhnya bisa menjadi 12-13 km. Ini yang dimaksud dengan efesiensi pada busi," ujar Diko.

"Jadi bukan berarti pakai busi yang bagus bensin yang dikeluarkan dari tangki kendaraan makin sedikit, yang benar itu dengan volume bensin yang sama, akibat pembakaran yang lebih baik dan optimal, maka jarak tempuhnya bisa lebih panjang," kata dia.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X