NGK Luncurkan Busi "Racing Competition", ini Plus Minusnya - Kompas.com

NGK Luncurkan Busi "Racing Competition", ini Plus Minusnya

Stanly Ravel
Kompas.com - 18/08/2017, 15:30 WIB
Busi Racing NGK Istimewa Busi Racing NGK

Tangerang, KompasOtomotif - PT NGK Busi Indonesia resmi meluncurkan busi Racing Competition di pameran otomotif nasional, Kamis (17/8/2017). Busi yang memiliki spesifikasi khusus ini dikembangkan untuk mendukung keperluan olah raga balap sepeda motor.

NGK mengembangkan busi ini berdasarkan riset bersama beberapa tim balap nasioanal, seperti Astra Honda Racing Team (AHRT) dan Yamaha Factory Racing (YFR). Kedua tim sudah menggunakan busi yang dijuluki "busi merah" tersebut sejak tiga tahun lalu dan menuai beragam prestasi membanggakan.

Baca : Permudah Konektivitas Dalam Mengemudi

"Sebenarnya memang sudah lama, tapi busi ini hanya di jual di Jepang. Saat ini kami datangkan dan pasarkan di Indonesia untuk mengakomodir keperluan para tim balap nasional kita," ujar Sales Manager OEM PT NGK Busi Indonesia Eko Handoko, dalam seremoni di Tangerang, Kamis (17/8/2017).

Pebalap AHRT Gerry Salim, mengatakan pengapian busi NGK Racing Competition ini memiliki daya tahan yang tinggi.

"Saya sudah buktikan saat bertarung di Suzuka dan Sentul. Di bawah kondisi cuaca yang panas, busi tersebut terbukti memiliki performa tinggi dan menjadi salah sati pendukung kemenangan saya," ucap pemuda berusai 20 tahun yang turun di kelas Asia Production (AP) 250 cc pada kesempatan yang sama.

Busi NGK bersama tim balap HondaStanly/KompasOtomotif Busi NGK bersama tim balap Honda
Baca : Paket Aksesori yang Bikin Hyundai i20 Makin Galak

Kehadiran busi berspesifikasi tinggi ini juga sekaligus melengkapi jajaran produk NGK yang sebelum sudah ada. Kini pilihannya makin beragam, yakni Standar, G-Power, Iridium, Racing Competition.

Minus

Meski memiliki status busi paling bertenaga, tapi NGK Racing Comeptition tidak bisa diaplikan pada semua motor, apalagi untuk motor sport harian. Dengan spesifikasi yang tinggi, busi merah ini hanya bisa diterapkan pada motor-motor yang memang memiliki spesifikasi balap.

"Kami sangat tidak sarankan busi ini digunakan untuk motor harian karena memang tidak peruntukannya. Meski itu tipenya sport tapi belum di-develop untuk kondisi tertentu maka saat digunakan justru bisa menimbulkan masalah karena kompresinya beda," kata Eko.

Sedangkan untuk harga, NGK masih belum menyebutkan secara detail. Tapi kisarannya antara Rp 400.000 sampai Rp 500.000, dan akan dipasarkan mulai September 2017 mendatang.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisStanly Ravel
EditorAgung Kurniawan
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM