Helm Jangan Sampai Kehujanan, Bisa Jamuran dan Bau

Kompas.com - 07/02/2021, 14:21 WIB
Motor peserta tes CPNS yang terprkir di lahan milik Arifin. Kompas.com/Luthfia Ayu AzanellaMotor peserta tes CPNS yang terprkir di lahan milik Arifin.

JAKARTA, KOMPAS.com - Masuk musim penghujan, pengendara sepeda motor harus lebih teliti soal perlengkapan berkenda. Salah satunya, yaitu soal kebersihan helm, karena musim hujan helm rawan basah.

Ahmad M, salah satu pegiat Komunitas Belajar Helm mengatakan, musim hujan sebaiknya membawa plastik cadangan agar helm tidak basah.

“Bagi yang bagasinya tidak cukup untuk menaruh helm sebaiknya membawa plastik. Helm dipakaikan plastik ketika ditaruh di motor, jadi kalau hujan tidak basah,” ujar Ahmad belum lama ini saat dihubungi Kompas.com.

Baca juga: Jangan Nekat atau Sembarangan Terjang Banjir, Banyak Risikonya

Selain itu, cara paling aman, yaitu jangan taruh helm di motor tapi dibawa jika masuk ruangan. Sebab walaupun sudah memakai plastik tetap ada kemungkinan air tembus jika plastik bocor atau cara menaruhnya tidak tepat.

“Kalau tidak bawa saja, jangan ditinggal di motor,” kata Ahmad.

Pahami prosedur standar bersepeda motor di jalanan basah. Sepeda motor saat hujanKompas/Iwan Setiawan Pahami prosedur standar bersepeda motor di jalanan basah. Sepeda motor saat hujan

Ahmad melanjutkan, penting untuk sadar mengenai kebersihan helm. Misalnya saat berkendara dalam kondisi hujan, meski tubuh pakai jas hujan tapi untuk helm open face biasanya tetap basah di bagian samping.

Baca juga: Lapor Bila Kendaraan Sudah Dijual, Agar Terhindar ETLE Salah Sasaran

“Biasanya akan basah bagian sampingnya, kalau sudah begitu mesti dikeringkan karena kalau tidak akan timbul jamur dan biasanya akan bau, apalagi kalau helm dipakai harian,” katanya.

Ahmad mengatakan, cara mengeringkannya pun tidak sulit. Paling mudah dengan cara diangin-anginkan di depan kipas atau blower sampai kering. Lebih bagus kalau ada pengering semacam hair dryer.

“Angin-anginkan saja, cukup kalau di blower dua jam biasanya sudah kering,” kata Ahmad.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.