Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 04/02/2021, 18:01 WIB

JAKARTA, KOMPAS.comKaroseri Laksana, pembuat bodi bus asal Semarang turut mengembangkan pembuatan bus listrik di Indonesia. Karoseri Laksana mengambil tugas sebagai pembuat bodi dari bus listrik tersebut.

Technical Director CV Laksana Stefan Arman juga mengatakan dalam Webinar Busworld SouthEast Asia Session 2 pada hari Selasa (2/2/2021) kalau karoseri Laksana memang turut mengembangkan bus listrik di Indonesia.

“Kita melakukan dengan chasis maker bus listrik dengan memakai bodi yang ringan. Karena dengan berat bus yang ringan menjadi kompensasi dari beratnya bus listrik,” ucap Stefan dalam Webinar.

Baca juga: Kejar Standar Emisi Euro 4, BBM Ini Harus Dihapus

Tidak berlangsung lama, karoseri Laksana memamerkan rancangan bodi bus listrik buatannya. Di media sosial sudah terdapat foto satu unit bus listrik high floor yang baru keluar dari karoseri Laksana.

Berdasarkan keterangan, bus tersebut menggunakan bodi Cityline3 dan menggunakan sasis Electric Bus BYD K9. Nampaknya unit bus besar ini dimiliki PT Bakrie Autoparts sebagai APM dari bus listrik BYD.

“Modelnya hampir sama dengan Cityline3 biasa, cuma kan electric bus model sasisnya agak berbeda,” ucap Werry Yulianto, Export Manager karoseri Laksana kepada Kompas.com, Kamis (4/2/2021).

Baca juga: Dovizioso Siap Gantikan Marquez, tetapi Minta Satu Syarat

Werry mengatakan, untuk unit satu ini masih berupa prototipe. Namun fungsinya secara umum akan sama dengan model cityline3 biasa sebagai bus dalam kota dengan model high floor.

Spesifikasi dari BYD K9, menggunakan motor listrik AC Synchronous Motor dan beterai BYD Iron-Phospate berkapasitas 324 kWh.

Untuk pengisian daya memakan waktu kurang lebih 4 jam, sementara daya jelahnya diklaim mencapai 250 km dengan kecepatan maksimal 70 kpj. Motor yang digunakan mampu menyuplai tenaga sebesar 300 kW dan torsi sebesar 1.100 Nm.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.