Karoseri Laksana Siapkan Proyek Bus Listrik

Kompas.com - 04/02/2021, 08:22 WIB
Karyawan mengendarai bus listrik saat uji coba di Kantor Pusat PT Transjakarta, Cawang, Jakarta, Senin (6/7/2020). PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) melakukan uji coba dua bus listrik EV1 dan EV2 rute Balai Kota - Blok M dengan mengangkut penumpang. ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTAKaryawan mengendarai bus listrik saat uji coba di Kantor Pusat PT Transjakarta, Cawang, Jakarta, Senin (6/7/2020). PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) melakukan uji coba dua bus listrik EV1 dan EV2 rute Balai Kota - Blok M dengan mengangkut penumpang.

JAKARTA, KOMPAS.com – Salah satu karoseri pembuat bus terbesar di Indonesia, adalah Laksana dari Ungaran, Jawa Tengah. Karoseri yang khas dengan bodi andalan, Legacy, sedang menyiapkan proyek bus listrik.

Diketahui, sudah ada tiga industri yang siap memproduksi bus listrik di Indonesia. Di antaranya, PT Mobil Anak Bangsa (MAB), PT Inka, dan PT Kendaraan Listrik Nasional. Selain itu gemparan bus listrik asal luar negeri juga kerap diuji coba di Indonesia.

Technical Director CV Laksana Stefan Arman mengatakan, karoseri Laksana memang berencana untuk mengembangkan bus listrik untuk perkotaan sebagai proyek yang akan datang.

Baca juga: Beredar Desain Yamaha X-Ride 155 untuk Tandingi Honda ADV 150

karoseri bus mediumKompas.com/Fathan Radityasani karoseri bus medium

“Belum menyentuh sampai sana (produksi bus listrik) namun saat ini masih bodinya saja,” ucap Stefan dalam Webinar Busworld SouthEast Asia – Session 2, Selasa (2/2/2021).

Stefan mengatakan, tantangan untuk karoseri saat memproduksi bus listrik adalah saat pembuatan bodi. Mengingat biasanya berat bus listrik lebih besar dibanding bus biasa, oleh karena itu bodi busnya harus dibuat lebih ringan.

Baca juga: Catat, Ini Daerah yang Bakal Terapkan Tilang Elektronik

Bodi bus yang ringan bisa menjadi kompensasi dari beratnya bus listrik secara keseluruhan,” kata Stefan.

Saat ini karoseri Laksana sedang menyiapkan bodi bus listrik yang terbilang ringan, hanya 1,5 ton saja. Adanya bus listrik membuat karoseri merancang sebuah bodi dengan komponen yang ringan namun kuat.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X