[VIDEO] Dampak Safeguard Filipina untuk Industri Otomotif Indonesia

Kompas.com - 21/01/2021, 18:21 WIB
Mobil-mobil produksi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia diparkir di dermaga Car Terminal,  Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (10/6/2015). Mobil-mobil ini akan diekspor ke sejumlah negara, antara lain di Timur Tengah. KOMPAS.com / RODERICK ADRIAN MOZESMobil-mobil produksi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia diparkir di dermaga Car Terminal, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (10/6/2015). Mobil-mobil ini akan diekspor ke sejumlah negara, antara lain di Timur Tengah.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kondisi ekonomi dunia yang dilanda pandemi dirasakan hampir semua negara. Salah satunya Filipina yang kemudian menerapkan obligasi tunai tertentu pada kendaraan impor sebagai pajak pengamanan sementara atau safeguard.

Kebijakan ini muncul untuk melindungi industri manufaktur otomotif Filipina di tengah masuknya kendaraan impor ke negara tersebut.

Aturan ini secara langsung mempengaruhi Indonesia sebagai salah satu negara pengekspor kendaraan ke Filipina.

Baca juga: Indonesia Optimistis Menang soal Safeguard Impor Otomotif Filipina

Aturan ini membuat mobil impor dikenakan jaminan tunia sebesar Rp 20 juta-an per unitnya dan Rp 31,8 juta-an per unit untuk kendaraan niaga. Pajak pengamanan ini berlaku mulai 5 Januari lalu hingga 200 hari ke depan.

Seperti apa pengaruh kebijakan ini untuk industri otomotif Tanah Air? Simak paparannya di video berikut ini

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X