Kompas.com - 14/01/2021, 14:45 WIB
Ilustrasi Pabrik Tesla di AS reuters.comIlustrasi Pabrik Tesla di AS
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan otomotif dan penyimpanan energi asal Amerika Serikat, Tesla disebut sedang mempersiapkan mobil listrik murah dengan kisaran harga 25.000 dolar AS atau setara Rp 353 juta.

Dilansir Carscoops, Rabu (13/1/2021), rencana tersebut sesuai dengan bocoran dokumen Gigafactory Tesla di Shanghai yang dikirim ke pemerintah China belum lama ini.

Tertulis, model domestik baru Tesla akan langsung diproduksi di pabrik terkait dengan sasaran segmen dan harga jual lebih rendah dari Model 3. Adapun rencana produksi dan pengiriman massal, paling cepat tahun 2022.

Baca juga: Prestige Motorcars Sanggup Datangkan 20 Unit Tesla Model 3

First Impression Tesla Model 3KOMPAS.com/DIO DANANJAYA First Impression Tesla Model 3

Saat ini, pabrik Tesla di Shanghai telah memproduksi dua model yakni Model 3 dan Model Y. Maka, produk tahun depan itu bakal menjadi mobil ke-3 berharga murah yang diproduksi di sana.

Dalam persiapannya, Tesla telah mulai menerima pengajuan desain serta mempekerjakan orang untuk proyek tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Laporan itu juga menyebut bahwa model baru terkait mendapatkan persetuan pada September lalu dan verifikasi produksi akan selesai pada Maret 2021.

Sayangnya, informasi tentang spesifikasi model baru ini masih belum jelas. Tapi, besar kemungkinan akan menggunakan basis Tesla termurah saat ini, yakni Model 3.

Baca juga: Ulik Tesla Model 3 Facelift, Apa Saja yang Baru?

Ilustrasi Pabrik Mobil Tesla di Amerika Serikattheverge.com Ilustrasi Pabrik Mobil Tesla di Amerika Serikat

Sementara pada bagian baterainya, kemungkinan disematkan teknologi sel baterai baru 4680, menggantikan model 2170. Melalui terobosan itu, kandungan kobalt pada katoda akan berkurang digantikan kadar nikel yang tinggi.

Sebelumnya, kabar ini sudah pernah diungkapkan oleh CEO Elon Musk tahun lalu. Hanya saja, saat itu ia memperkirakan mobil listrik murah baru masuk jalur produksi pada 2024-2025.

Terlepas dari apa yang dinyatakan dalam dokumen Gigafactory Shanghai, tidak ada kepastian bahwa kendaraan tersebut akan diluncurkan pada tahun depan.



Sumber Carscoops
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X