Penjualan Mobil Listrik di Negara Ini Lampaui Mobil Konvensional

Kompas.com - 06/01/2021, 19:31 WIB
Ilustrasi charging station mobil listrik Tesla di Norwegia. UK.MOTOR1.comIlustrasi charging station mobil listrik Tesla di Norwegia.
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Berbeda dengan kondisi pasar mobil listrik di Indonesia yang masih dalam tahap permulaan. Penjualan mobil listrik di Norwegia telah melampaui penjualan mobil bensin, diesel, dan hybrid pada tahun lalu.

Menurut laporan Reuters, Rabu (6/1/2021) produsen mobil asal Jerman, Volkswagen, berhasil menggeser Tesla sebagai merek mobil listrik terlaris di salah satu negara Skandinavia itu.

Pada 2020, kendaraan listrik berbasis baterai (BEV) berkontribusi 54,3 persen dari seluruh penjualan mobil di Norwegia.

Baca juga: Cerita 5 Tahun Pakai Mobil Listrik, Ngecas Gampang tapi Takut Air

Norwegia adalah salah satu negara yang mengalami pembekuan hubungan diplomatik dengan China.REUTERS/YANNIS BEHRAKIS via ABC INDONESIA Norwegia adalah salah satu negara yang mengalami pembekuan hubungan diplomatik dengan China.

Capaian ini merupakan pertama kalinya mobil listrik mampu menyalip volume penjualan mobil dengan mesin bakar internal selama setahun penuh.

Berdasarkan catatan Norwegian Road Federation (OFW), angka ini bahkan meningkat dari 2019 yang mendapat 42,4 persen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Penjualan BEV pada 2020 bisa dibilang terus meningkat tiap bulannya. Raihan terbanyak terjadi pada Desember lalu dengan pangsa pasar 66,7 persen.

Baca juga: Kehebatan Sasis Bus Mercy Kuler di Jalan Lintas Sumatera

Ilustrasi gas buang kendaraanwww.autoevolution.com Ilustrasi gas buang kendaraan

Masifnya pertumbuhan mobil listrik di sana bukan tanpa alasan. Norwegia memang berambisi mengakhiri penjualan mobil bensin dan diesel pada 2025.

Masyarakat yang membeli kendaraan listrik juga dibebaskan sepenuhnya dari pajak. Tak heran peningkatan penjualan mobil listrik begitu signifikan.

“Kami berada di jalur yang tepat untuk mencapai target 2025,” ujar Oeyvind Thorsen, Chief Executive OFV, dilansir dari Reuters (6/1/2021).

Baca juga: Ulik Desain Agresif SUV Murah Korea, Kia Sonet

Sasis, baterai, motor listrik pada mobil listrik murni (BEV) Toyota, Lexus UX 300e.Toyota Sasis, baterai, motor listrik pada mobil listrik murni (BEV) Toyota, Lexus UX 300e.

Sementara itu, penjualan kendaran listrik pada 2021 diprediksi akan terus melonjak. Hal ini bisa terjadi lantaran semakin banyak model yang dilepas ke pasaran.

“Menurut kami mobil listrik akan melampaui 65 persen pangsa pasar pada 2021. Jika kita berhasil melakukannya, menjual mobil tanpa emisi pada 2025 bisa tercapai,” ucap Christina Bu, Heads of Norwegian EV Association, pada kesempatan yang sama.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.