Cara Menjaga Kampas Kopling Skutik Lebih Awet

Kompas.com - 21/12/2020, 10:02 WIB
Skutik Honda Vario 125 CBS dengan konsep adventure garapan Katros Garage Katros GarageSkutik Honda Vario 125 CBS dengan konsep adventure garapan Katros Garage

JAKARTA, KOMPAS.com – Selayaknya motor lain, skuter matik (skutik) juga memakai kopling yang ada di dalam rumah CVT. Fungsi dari kopling ini yaitu sebagai penyalur tenaga dari mesin ke roda belakang skutik.

Seperti suku cadang pada umumnya, kopling yang ada di skutik juga memiliki usia pakai. Namun, tingkat keausannya sendiri tergantung dari bagaimana cara si pengemudi mengendarai skutiknya.

Technical Service Division PT Astra Honda Motor, Endro Sutarno mengatakan, ada kebiasaan pengendara motor yang malah membuat usia pakai kopling skutik menjadi lebih singkat.

Baca juga: Banyak yang Belum Paham, Ini Bedanya Berhenti dan Parkir

kampas kopling gandaKompas.com/Fathan Radityasani kampas kopling ganda

“Kebiasaan pengendara, skutik digas sambil ngerem juga yang membuat kampas kopling cepat aus,” ucap Endro kepada Kompas.com, Minggu (20/12/2020).

Efek dari kampas kopling yang aus ini yaitu van belt jadi sering selip. Selipnya van belt dengan kampas kopling yang membuat pengendara merasas skutiknya ngeden, sudah digas tapi tidak melaju dengan kencang.

Baca juga: Kencan Harian dengan Honda Scoopy 2020

Untuk pengecekan kampas sudah aus atau belum, biasanya akan dilakukan secara rutin setiap 8.000 km. Selain kampas rem yang dicek, Endro mengatakan kalau roller dan van belt juga turut diperiksa kondisinya.

Untuk pemakaian yang wajar, kampas kopling skutik bisa digunakan sampai 24.000 km sampai 35.000 km. Namun kembali lagi ke pengendara motornya, apakah memiliki kebiasaan kurang baik tadi atau tidak.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X